Imbauan ini disampaikan Wakil Rektor I UB, Kusmartono kepada calon mahasiswa yang mengikuti SBMPTN.
Kusmartono berharap, ketika sudah menjadi mahasiswa, mereka akan serius berkuliah sehingga dapat lulus tepat waktu, yaitu selama 4 tahun.
"Jangan terlalu kerasan kuliah, sehingga tak lulus tepat waktu," terang Kusmartono pada wartawan, Rabu (9/5/2018).
Guru Besar Fakultas Peternakan itu juga meminta agar mereka tidak terbawa arus negatif bila kelak diterima di kampus kebanggaan kota Malang tersebut.
"Empat tahun harus lulus. Belajar baik-baik, raih prestasi yang baik, ikut UKM dan jangan ikut aliran ekstrim ekstrim," pesannya.
Ditambahkan Wakil Rektor III UB Arief Prajitno, saat ini UB memiliki 47 UKM (unit kegiatan mahasiswa), mulai dari sepakbola hingga berkuda. UKM-UKM ini bisa dipilih ketika sudah menjadi mahasiswa baru UB.
"UB akan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang mempunyai prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional," ucapnya terpisah.
Ia juga mengimbau agar setiap mahasiswa selalu memantau setiap informasi di situs resmi www.selma.ub.ac.id.
Dari 11.078 kuota mahasiswa baru yang ditetapkan UB, 3.341 peserta dinyatakan lolos jalur SNMPTN. Daftar ulang pun digelar pada Selasa (8/5/2018) kemarin.
Sedangkan untuk mahasiswa baru penerima beasiswa bidik misi dari jalur SNMPTN, UB melaporkan sudah terisi sebanyak 632 orang dari 986 kuota yang didapat UB.
Di waktu yang bersamaan, UB juga melaksanakan tes SBMPTN. Tercatat sebanyak 17.987 peserta yang mengikuti SBMPTN di UB; yang terdiri atas 745 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), 17.242 peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC), dan 8 peserta berkebutuhan khusus.
(lll/lll)











































