DetikNews
Kamis 26 April 2018, 15:46 WIB

Stop Peredaran Miras Oplosan, Mobil Box dan Bus Jadi TO

Sugeng Harianto - detikNews
Stop Peredaran Miras Oplosan, Mobil Box dan Bus Jadi TO Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2018, Polres Madiun juga menggelar razia untuk menghentikan peredaran miras oplosan.

Secara khusus mereka menjadikan mobil box dan bus sebagai target operasi utama.

"Sebab kendaraan tersebut berpotensi digunakan untuk menyelundupkan miras yang diduga dari Jawa Tengah ke wilayah Jawa Timur Kabupaten Madiun," terang Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya kepada wartawan usai menggelar apel Operasi Patuh Semeru 2018 di Mapolres Madiun, Kamis (26/4/2018).


Made Agus menambahkan, untuk mengantisipasi peredaran miras, pihaknya telah membentuk satuan-satuan tugas. Salah satunya adalah satuan lalu lintas yang mengemban tugas preventif.

"Satgas lalu lintas akan berada di titik-titik pintu perbatasan di Madiun ini dan akan memeriksa kendaraan yang berpotensi mengangkut miras," lanjutnya.

Made Agus menambahkan, dari hasil investigasi polisi, biasanya kendaraan sengaja dimodifikasi agar dapat digunakan untuk menyelundupkan minuman keras atau miras ke Madiun.

"Kita akan tertibkan sehingga betul-betul di Kabupaten Madiun zero miras. Sebab miras juga berpotensi menimbulkan laka lantas dan kriminalitas. Selain kendaraan, pengemudi yang mengonsumsi miras juga menjadi sasaran," tegasnya.


Apalagi Made Agus mengatakan, di tahun 2017 tercatat sebanyak 109 orang meninggal dunia di Kabupaten Madiun akibat kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, Polres Madiun terus melakukan upaya untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu-lintas.

"Dalam operasi ini, kita juga melibatkan unsur dari TNI. Total jumlah anggota gabungan dalam Operasi Patuh 2018 Polres Madiun sebanyak 279 personil," tutupnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed