Aneh, Air Sumur di Ngawi Asin Seperti Air Laut

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 25 Apr 2018 08:36 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Aneh tapi nyata, ada dua dusun di Ngawi yang sumber airnya asin seperti air laut. Padahal letak Ngawi sangat jauh dari pesisir pantai maupun laut. Fakta ini pun tidak banyak diketahui orang.

Kedua dusun yang dimaksud adalah Dusun Grogolan dan Dusun Wangkuk, Desa Warukkalong, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

"Iya betul di sini airnya asin. Ndak tahu kenapa kok asin padahal jauh dari laut Ngawi ini. Berbeda dengan air pada umumnya kan tawar tidak berasa" jelas salah satu warga RT 1 Dusun Grogolan, Rebi (64) kepada detikcom, Rabu (25/4/2018).

Karena air sumurnya berasa asin, warga mengambil air dari desa lain, yaitu Desa Bagi Kecamatan Madiun yang jaraknya 4 km, untuk keperluan memasak. Alternatif lainnya adalah membeli air yang diambil dari sumber yang sama dan dihargai Rp 4.000 per jerigen ukuran 25 liter.


"Untuk memasak biasanya saya beli dianter langganan air dari sumber Desa Bagi Madiun harga Rp 4 ribu. Ada juga yang mengambil sendiri ke lokasi membayar kotak amal seikhlasnya di sana," tutur Rebi sambil menyuci pakaian di sumur.

Aneh, Air Sumur di Ngawi Asin Seperti Air LautFoto: Sugeng Harianto

Sumber airnya pun hanya bisa digunakan untuk keperluan lain, seperti mandi, mencuci pakaian, perabot dapur atau menyirami tanaman saja.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga lain, Samiyo (50), warga RT 2 Dusun Grogolan. Ia mengaku air asin di dua dusun ini juga tidak baik untuk campuran adonan membangun rumah serta mencuci benda berbahan besi, karena bisa membuat besi berkarat dan keropos.

"Buat bangun rumah paling lama 20 tahun sudah rusak temboknya, juga buat besi cepat keropos misal buat cuci kendaraan gitu. Buat mandi juga seperti lengket di kulit seperti air laut," terang Samiyo.


Fakta tentang air asin di dua dusun ini juga diamini oleh sang kepala dusun. "Itu memang benar. Ada dua dusun semua sumur warga airnya asin, sehingga untuk memasak harus beli airnya," terang Kepala Dusun Wangkuk, Sumadi di kantornya.

Dari data yang dimiliki perangkat Desa Warukkalong, dua dusun yang sumber airnya asin didiami sekitar 700 jiwa (Dusun Grogolan) dan 450 jiwa (Dusun Wangkuk). (lll/lll)