Bocah yang akrab disapa Alifa itu mengalami disabilitas sejak lahir. Jari-jari di tangannya tak sempurna, begitu juga dengan kakinya.
"Memang dia sudah tidak normal fisiknya sejak dia lahir," ungkap ibu Alifa, Aminah (46) kepada detikcom, Jumat (20/4/2018).
Dikisahkan Aminah, sejak masih dalam kandungan, pergerakan janin Alifa tidaklah selincah kakak-kakaknya. "Kalau kandungan biasanya usia 6-9 bulan gerakan tubuh bayi terasa dan terlihat. Namun untuk Alifa pergerakannya tidak selincah bayi normal," ungkapnya.
Sesaat sebelum melahirkan Alifa, Aminah pun bermimpi aneh. Di dalam mimpi, Aminah memegang seekor ayam tanpa sayap dan kaki.
"Dari mimpi itu, akhirnya anak saya lahir dengan kedua tangan kakinya tidak sempurna seperti bayi pada umumnya," ujarnya.
Foto: M Rofiq |
Sehari-hari, Alifa diantar oleh Aminah ke sekolah dengan sepeda angin. Begitu sampai di sekolah, Aminah akan menggendong anak bungsunya itu ke kelas. Kemana-mana Alifa juga hanya bergantung pada sang ibu.
Aminah juga praktis menjadi tulang punggung keluarga sejak suaminya tak lagi bekerja. Suaminya, Jahirin (62) adalah seorang kuli bangunan yang pendapatannya tak menentu. "Apalagi saat ini dia sudah lama tidak ikut bangunan proyek lagi," jelasnya.
Untuk mencukupi kebutuhan keempat anaknya, Aminah berjualan jamu keliling. Terkadang warga Gang Kiai Arjo Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo itu menerima jasa pijat di waktu luangnya.
"Jadi kalau ada orang minta pijat biasanya dia menelpon ke HP saya," tambahnya.
Foto: M Rofiq |
Meski demikian, tak pernah sekalipun Aminah merasa lelah mengurus Alifa. "Kalau saya berjualan atau mijat orang, ya saya bilang ke Alifa kalau Mak masih mau bekerja. Jadi dia tinggal di rumah bersama dengan ayahnya," tandasnya.
Melihat keterbatasan fisik yang dimiliki putrinya, Aminah pun tegar dan menerima dengan lapang dada. Namun tak putus harapannya agar Alifa bisa menggapai cita-citanya.
"Saya tetap terima karena Allah Maha Tahu atas segala kehendak-Nya. Semoga Alifa bisa menjadi orang sukses seperti anak-anak yang memiliki tubuh yang normal lainnya," tuturnya berkaca-kaca. (lll/lll)












































Foto: M Rofiq
Foto: M Rofiq