Khofifah menyebutkan pemerintah mempunyai andil besar untuk memberikan kemaslahatan pegiat pendidikan. Terutama, dikatakan Khofifah, guru-guru madrasah demi penguatan peran untuk pesantren.
"Pemerintah sebetulnya hanya diminta untuk memberikan stimulan. Stimulasinya adalah berikan para guru-guru diniyah dan madrasah mendapatkan pesangon yang cukup untuk bisa mendapatkan kesejahteraan," kata Khofifah di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (30/3/2018).
"Artinya harus ada sertifikasi guru diniyah, kemudian ada posda bagi madrasah-madrasah. Sehingga dengan format seperti ini akan menunjang kebutuhan infrastruktur madrasah-madrasah diniyah," lanjutnya.
Menteri Sosial 2014-2018 ini menilai pemerintah perlu kembali membangun kerjasama dengan sejumlah elemen masyarakat. Hal tersebut agar pendidikan bisa terdistribusi dengan merata
"Kita harus membangun kekuatan kerjasama dengan pemerintah, misalnya untuk layanan pendidikan. NU punya kekuatan pendidikan diniyah, pendidikan pesantren dan pendidikan madrasah," tuturnya.
Sinergitas kelompok masyarkat dan pemerintah disebut memiliki peranan penting. Ikutnya sejumlah elemen masyarakat membantu peran pemerintah ini menjadi bukti proses demokrasi Indonesia berjalan dengan baik.
"Inilah yang sebetulnya menjadi kekuatan demokrasi. Ia menjadi bagian dari partner pemerintah untuk melayani masyarakat, terutama di bidang pendidikan, dibidang kesehatan, layanan ekonomi, layanan sosial-budaya dan layanan keagamaan," pungkasnya. (iwd/iwd)










































