Pengiriman 19 Kg Ganja ke Lapas di Bali Digagalkan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 28 Mar 2018 15:33 WIB
19 kg ganja disita dari tiga pengedarnya (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim menangkap tiga pengedar 19 kg ganja di Banyuwangi. Tersangka tersebut adalah Nurul (33), warga Sidomulyo Glenmore Banyuwangi; Suki (34), warga Kedungrejo Muncar Banyuwangi; dan Dede (32), warga Rambipuji Jember.

"Tersangka Nurul kami tangkap di halaman sebuah minimarket Gladag Rogojampi Banyuwangi," ujar Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Budi Santoso di Kantor BNNP Jatim di Jalan Ngagel Surabaya, Rabu (28/3/2018).

Nurul ditangkap pada Jumat (23/3) pukul 15.30 WIB. Dari Nurul, diamankan satu buah kotak kardus warna cokelat berisi 14 bungkus ganja yang dibalut lakban cokelat. Di dalam bungkusan tersebut, terdapat ganja seberat 12 kg.

"Nurul mengaku disuruh Pak Mat melalui telepon untuk dikirim di Lapas Kerobokan, Bali," tambah Bambang.


Ganja ini akan dikirim ke Lapas Kerobokan, BaliGanja ini akan dikirim ke Lapas Kerobokan, Bali (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

Tak hanya Nurul saja, ada juga Suki yang tertangkap membawa bungkusan ganja serupa dengan berat 7 kg. Suki ditangkap di Hotel Duta, Gambiran, Banyuwangi. Suki juga membuat pengakuan serupa yakni disuruh oleh atasannya yang bernama Sugik.

"Tapi selain Nurul dan Suki, ada satu tersangka lain," kata Bambang.

Tersangka tersebut adalah Dede. Dalam hal ini, Dede merupakan penadah yang menerima ganja untuk selanjutnya dikirim ke LP Kerobokan, Bali.

Dari ketiga tersangka, petugas pun menyita sebanyak 19.826 gram ganja yang jika diuangkan bernilai miliaran rupiah. Selain itu, petugas juga menyita beberapa handphone dan motor yang digunakan untuk transaksi.

"Dari handphone ini nanti akan kami telusuri lagi tersangka yang masuk dalam jaringan ini," kata Bambang.

Atas hal ini, tersangka terjerat Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dalam pasal 114 ayat (2) subs pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (iwd/iwd)