Pasca Letupan Gas Beracun, Kawah Ijen Masih Berbahayakah?

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 23 Mar 2018 13:43 WIB
Kondisi kawah Ijen siang ini/Foto: Ardian Fanani
Jakarta - Kondisi Kawah Ijen masih normal. Namun sampai saat ini masih terdapat bekas letupan di atas permukaan kawah. Masih berbahayakah?

BKSDA wilayah V Banyuwangi, Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Ijen dan pihak terkait melakukan pemantauan langsung kondisi di puncak dan kawah Ijen saat ini, Jumat (23/3/2018).


"Kami sudah memantau langsung kondisi Kawah Ijen. Di sana masih ada bekas letupan seperti buih di permukaan kawah," ujar Sigit Ari Wibowo, Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Ijen, kepada detikcom.

Tak hanya memantau kondisi puncak Ijen, tim kemudian mengambil sampel air kawah. Menurut Sigit, kondisi air kawah cenderung dingin. Ini bisa diartikan jika gas beracun dari kawah masih berpotensi muncul jika terjadi letupan.


"Jika dipantau kondisi kawah masih dingin. Sangat berpotensi keluar lagi," tambahnya.

Fenomena letupan atau bualan ini merupakan rutin setiap tahun saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Tahun lalu, bualan juga muncul pada bulan Maret hingga Juni. Hal itu menyebabkan pendakian Gunung Ijen yang biasanya dibuka jam 01.00 Wib dini hari baru dibuka pukul 03.00 WIB. (fat/fat)