DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 13:21 WIB

Kasus Tewasnya Wakil Ketua DPC PPP Jombang Disetop, Ada Apa?

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kasus Tewasnya Wakil Ketua DPC PPP Jombang Disetop, Ada Apa? Reka ulang Wakil Ketua DPC PPP/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Polisi menghentikan penyelidikan kasus tewasnya Wakil Ketua DPC PPP Jombang Muhammad Syafii Has (58). Ada apa?

Menurut petugas, tak ditemukan unsur pidana dalam kasus ini. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, kasus tewasnya Syafii baru pada tahap penyelidikan. Polresta Mojokerto telah memintai keterangan 5 saksi, reka ulang dan autopsi dibantu dokter forensik RS Bhayangkara Polda Jatim.


"Pasti berhenti sebabnya (meninggalnya Syafii) bukan karena pidana," kata Barung dalam pesan WhatsApp yang diterima detikcom, Jumat (23/3/2018).

Penghentian penyelidikan kasus tewasnya Syafii, lanjut Barung, menyusul keluarnya hasil autopsi terhadap jenazah korban. Rupanya politisi asal Desa Jombok, Kesamben, Jombang ini tewas bukan akibat perbuatan pidana.


"Dari saksi ahli doktoral forensik menyatakan bahwa hasil dari autopsi serangan jantung yang menyebabkan kematian yang bersangkutan (Syafii)," ujarnya.

Penemuan jenazah Wakil Ketua DPC PPP di kebun tebu/Penemuan jenazah Wakil Ketua DPC PPP di kebun tebu/ Foto: Enggran Eko Budianto


Istri Syafii dan Sekretaris DPC PPP Jombang menilai ada kejanggalan dalam kasus tewasnya korban. Mereka mendesak polisi agar mengusut tuntas kasus tersebut.


Terkait hal itu, Barung tetap mengacu pada hasil autopsi. "Scientifik membuktikan, penyebab meninggalnya korban karena serangan jantung," tandasnya.

Syafii ditemukan tewas dengan posisi terlentang dan telanjang di kebun tebu tanggul Sungai Brantas, Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto, Jumat (16/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Hanya celana dalam hitam yang melekat di tubuh korban.


Barang-barang berharga milik korban ditemukan masih utuh di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil reka ulang yang digelar Polresta Mojokerto, korban tewas saat berkencan dengan waria berinisial F alias V, Kamis (15/3) sekitar pukul 23.00 WIB.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed