DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 09:06 WIB

Ingin Tahu Prosesnya Tebu Jadi Gula? Yuk Mampir ke Kampung Tebu

Andhika Dwi - detikNews
Ingin Tahu Prosesnya Tebu Jadi Gula? Yuk Mampir ke Kampung Tebu Salah satu wahana permainan yang ada di Kampung Tebu. (Foto: Andhika Dwi)
Kediri - Tak hanya memanfaatkan lahan tebu untuk ditanami kedelai sebagai bentuk optimalisasi aset, PTPN X kini juga mengelola wahana edukasi Kampung Tebu Penataran Djengkol.

Kampung tebu ini sebelumnya merupakan tanah lapang yang biasa digunakan karyawan PT Pabrik Gula Pesantren Baru (Emplasement). Kini wilayah yang masih menjadi hak guna usaha (HGU) PTPN X ini disulap menjadi wahana wisata yang ramah untuk keluarga.

"Dulunya ini merupakan Emplasement PG Pesantren, dan banyak spot menarik untuk wisata dan foto bersama," ucap Koes Darmawanto, General Manager PG Pesantren Baru kepada detikcom, Rabu (21/3/2018).


Di kampung yang berada di kawasan Djengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri ini nantinya pengunjung dapat memperoleh edukasi tentang tanaman tebu, mulai dari jenis, hingga proses penanaman dan pengolahan menjadi gula.

"Selama ini masyarakat tahunya sudah menjadi gula. Proses pembuatannya jarang yang tahu," ungkap pria yang akrab disapa Totok ini, Rabu (21/3/2018).

Ditambah lagi lokasi Kampung Tebu memang berdekatan dengan pusat penelitian dan pengembangan gula (Puslit) milik PTPN X.

Selain wisata edukasi tebu, di lokasi ini pengelola juga menyediakan sejumlah wahana permainan seperti flying fox, perahu dayung, ATV dan trail.
Wahana perahu dayung juga ada di Kampung Tebu. (Foto: Andhika Dwi)Wahana perahu dayung juga ada di Kampung Tebu. (Foto: Andhika Dwi) Foto: Andhika Dwi

Untuk masuk ke lokasi, pengunjung tidak akan dipungut biaya, namun jika ingin mencoba wahana yang ada, pengunjung akan dikenakan tiket mulai dari Rp 10-20 ribu sesuai dengan wahana yang dipilih.

Meski baru dibuka, kawasan yang menyatu dengan alam ini sudah banyak dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal mapun dari luar kota. Salah satunya, Habib, pengunjung asal Kabupaten Nganjuk ini mengaku senang berkunjung ke Kampung Tebu ini karena sejuknya udara yang disuguhkan di tempat tersebut.

"Enak mas, asri, nyaman, udara sejuk karena dekat hutan. Wahananya juga menarik dan mendidik. Yang paling penting tidak ada biaya masuknya alias gratis," ucap Habib.
Ingin Tahu Prosesnya Tebu Jadi Gula? Yuk Mampir ke Kampung TebuMeski baru dibuka, Kampung Tebu sudah banyak dikunjungi warga. (Foto: Andhika Dwi)

Ke depannya, PTPN X berencana melengkapi lokasi tersebut dengan lampu-lampu di setiap sudut agar pengunjung juga dapat menikmati wahana wisata tersebut di malam hari.

Selain memasang lampu, PTPN X juga berniat membangun sejumlah kantin di lokasi tersebut untuk menjajakan berbagai kuliner khas dari masyarakat sekitar. Kebetulan masyarakat di wilayah Plosoklaten dikenal memiliki kuliner unik yang sudah terkenal, yaitu sate bekicot.


(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed