DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 21:02 WIB

Main Layang-layang, Kegiatan Pelepas Penat di Lapas Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Main Layang-layang, Kegiatan Pelepas Penat di Lapas Banyuwangi Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Beragam cara dilakukan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Salah satunya dengan adu kreatifitas bermain layang-layang di udara.

Kepala Lembaga Pemasyarakat Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan, sudah hampir sebulan di Lapas Banyuwangi diselenggarakan adu kreatifitas bermain layang-layang. Ide tersebut dicetuskan oleh tim kreatif Lapas Banyuwangi.

Layang-layang yang akan di adu, jelas Akbar, dibuat oleh WBP di dalam Lapas. Setelah semua layang-layang jadi, layang-layang kreasi para WBP ini pun 'diadu' di udara.

"Jadi jika pagi mengerjakan kreatifitas kerajinan dan bermain musik, sore harinya lomba adu layang-layang," ujar Akbar kepada detikcom, saat ditemui di Lapas Banyuwangi, Selasa (20/3/2018).

Awalnya ia sempat tidak menyangka jika lomba adu layang-layang tersebut disambut antusias oleh WBP. Ratusan WBP turut andil dalam perlombaan tersebut. Bahkan panitia perlombaannya berasal dari WBP sendiri, sedangkan pihak Lapas hanya urun menyediakan hadiah door prize untuk perlombaan tersebut.

"Kami bersyukur, setidaknya dengan lomba layang-layang ini mampu mengobati kejenuhan dari para WBP selama berada di dalam Lapas. Sehingga, para WBP tetap merasakan suasana di dalam Lapas seperti mereka berada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya," tutur Akbar.
Staf lapas juga ikut meramaikan lomba adu ketangkasan bermain layang-layang. (Foto: Ardian Fanani)Staf lapas juga ikut meramaikan lomba adu ketangkasan bermain layang-layang. (Foto: Ardian Fanani)

Masih jenuh? Lapas Banyuwangi juga menyediakan berbagai sarana kegiatan olahraga seperti bola voli, tenis, catur dan kegiatan lainnya. Di bidang seni juga menjadi pilihan WBP, seperti melukis di kanvas dan pembuatan patung.

"Kami ingin para WBP ini tidak terkekang selama berada dalam Lapas sehingga kegiatan kami susun sedemikian rupa, agar para WBP tidak merasa sedang menjalani hukuman dan tidak jenuh," terangnya.

Jika tidak ada kegiatan pembinaan, keterampilan, dan kegiatan-kegiatan lain yang dapat memotivasi para WBP, Akbar khawatir ini membuat para WBP bosan dan menjurus pada perbuatan yang negatif, bahkan hingga memicu tindakan kekerasan dan anarkis di dalam Lapas.

"Tentu kami berusaha, agar kegiatan para WBP ini tetap terarah dan sesuai porsinya," tutupnya.
Warga lapas yang memiliki kreativitas di bidang seni juga difasilitasi. (Foto: Ardian Fanani)Warga lapas yang memiliki kreativitas di bidang seni juga difasilitasi. (Foto: Ardian Fanani)

(lll/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed