DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 20:47 WIB

Urus SKCK Dipermudah dengan Bus 'Polisi Suroboyo Sobo Kelurahan'

Zaenal Effendi - detikNews
Urus SKCK Dipermudah dengan Bus Polisi Suroboyo Sobo Kelurahan Foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Diiringi ucapan Basmalah dan pemecahan kendi air serta pemotongan pita, Polrestabes Surabaya resmi meluncurkan bus layanan yang diberi nama 'Polisi Suroboyo Sobo Kelurahan'.

"Alhamdulillah kita telah meresmikan bus pelayanan terpadu. Bus ini bekerja setelah jam kantor, untuk melayani masyarakat yang tidak punya waktu mengurus administrasi kepolisian pada pagi dan sore hari," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat meresmikan bus sekaligus memulai pelayanan di Kantor Kelurahan Keputran, Selasa (20/3/2018).

Untuk saat ini, tiga layanan yang bisa diperoleh dari bus berwarna oranye segar itu antara lain perpanjangan SIM, perpanjangan SKCK dan pembuatan laporan kehilangan. "Selain melaporkan kehilangan da masyarakat yang menemukan sesuatu milik orang bisa dilakukan di bus ini," ungkap Rudi.
Kombes Pol Rudi menggunting pita peluncuran bus 'Polisi Suroboyo Sobo Kelurahan' (Foto: Zaenal Effendi)Kombes Pol Rudi menggunting pita peluncuran bus 'Polisi Suroboyo Sobo Kelurahan' (Foto: Zaenal Effendi) Foto: Zaenal Effendi

Untuk sementara, kata Rudi, 1 unit bus ini akan standby di satu kelurahan tiap hari sejak pukul 16.00 hingga 20.00 WIB.

"Standby di kelurahan atau tempat memungkinkan bus berada karena bus ini butuh listrik. Kalau kelurahan jalannya sempit kita pindah kecamatan atau puskesmas," ujarnya.

Rudi pun sempat berkelakar dalam acara yang juga dihadiri Sekda Kota Surabaya Hendro Gunawan, perwakilan DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto dan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli ini.

"Saat ini masih satu, mudah mudahan dengan kehadiran dari perwakilan DPRD, Pemkot jumlahnya bisa nambah," canda Rudi sambil tersenyum.

Untuk menambah layanan yang bisa diberikan di bus tersebut, Rudi mengaku ingin bus itu bisa melayani pembuatan SIM. Caranya adalah dengan menempatkan sebuah simulator di dalam bus.

"Kita akan mengembangkan SIM. Kita adopsi elektronik dengan ujian simulator sehingga yang mempunyai SIM benar-benar akuntabel," pungkas Rudi.


(ze/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed