DetikNews
Senin 19 Maret 2018, 07:56 WIB

Runtuhnya Atap Ruangan di RSAL yang Baru Direnovasi

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Runtuhnya Atap Ruangan di RSAL yang Baru Direnovasi Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Minggu (18/3/2018), tepatnya berkisar pukul 08.25 WIB, atap salah satu ruangan di Paviliun VII RSAL Dr Ramelan Surabaya ambruk.

Sebagian tembok ruangan yang digunakan sebagai kamar rawat inap bagian saraf kelas II tersebut juga dilaporkan roboh. Para pasien dan keluarganya yang berada di ruangan tersebut kemudian dievakuasi ke ruangan lain.


Menurut keterangan perawat jaga, insiden dipastikan terjadi pada pukul 08.20 WIB. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti gempa, setelah itu secara serentak atap Paviliun VII B, tempat rawat inap pasien laki-laki mendadak ambruk.
Runtuhnya Atap Ruangan di RSAL yang Baru DirenovasiFoto: Hilda Meilisa Rinanda


Dalam kejadian ini, 4 orang terluka; 2 di antaranya adalah pasien dan 2 anggota keluarga pasien. Dua di antaranya mengalami luka di kepala dan dua di tangan.

Salah satu korban sekaligus saksi, Andik mengaku sedang menunggui ayahnya, Tamaji yang sedang diterapi uap.

"Ada suara gemuruh, (atap) langsung ambruk. Saya spontan melindungi Bapak," tutur Andik.

Andik juga sempat syok dan mengeluhkan kepalanya yang pusing. Ditemukan pula sedikit luka di tangannya.

Beruntung kondisi ayah Andik baik-baik saja dan langsung mendapatkan perawatan di ruang IGD.

"Satu dijahit (kepala), satu luka benturan. Kita CT Scan, tidak ada yang (luka) serius," ungkap Kepala RSAL Dr Ramelan, dr IDG Nalendra.
Runtuhnya Atap Ruangan di RSAL yang Baru DirenovasiFoto: Istimewa


Nalendra menyebut, ruangan yang roboh tersebut berkapasitas 16 pasien. Namun pada saat kejadian, hanya ada 8 pasien.

Kini pihaknya sedang melakukan investigasi terkait kejadian ini. Diakui Nalendra, ruangan yang ambruk itu adalah bangunan tua. Untuk itu tiga bulan lalu pihaknya merenovasi bangunan tersebut.

"Itu bangunan lama. Kita renovasi 3 bulan lalu. Atap kayu diganti dengan baja ringan," ungkapnya.


Ahli bedah itu menambahkan belum menetahui pemicu ambruknya atap dan tembok tersebut. Namun ia memastikan belum pernah ada kejadian seperti ini sebelumnya.

"Kemungkinan karena hujan deras semalam (Sabtu, red)," ujar Nalendra terkait pemicu ambruknya atap.

Runtuhnya Atap Ruangan di RSAL yang Baru DirenovasiFoto: Hilda Meilisa Rinanda

(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed