DetikNews
Kamis 08 Maret 2018, 21:23 WIB

Perahu Terhantam Ombak di Sapeken, Berikut Kronologinya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Perahu Terhantam Ombak di Sapeken, Berikut Kronologinya Proses pencarian korban (Foto: istimewa)
Sumenep - Perahu yang membawa rombongan santri terhantam ombak di Perairan Sapeken. Sedikitnya 11 santri tercebur. Sembilan santri ditemukan selamat, sementara dua santri lainnya meninggal.

"Penumpang kapal itu adalah santri dan ustaznya dari sebuah pondok pesantren di Pulau sapeken," ujar Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen saat dihubungi detikcom, kamis (8/3/2018).

Rombongan itu hendak mengikuti pengajian di Desa Tanjung Kiaok. Saat itu gelombang laut sedang tinggi, tetapi rombongan ini memaksa tetap berangkat. Mereka memaksa menyewa perahu milik Sahirudin. Perahu itu berukuran sekitar 2x13 meter.

Fadillah menyebut rombongan yang berangkat terdiri dari tiga ustaz, satu perempuan yang merupakan istri salah satu ustaz, pemilik perahu, dan para santri. Di tengah perjalanan, perahu ini terhantam ombak dan terombang-ambing. Para santri yang panik dan ketakutan tercebur.


"Menurut laporan, yang tercebur adalah para santri, ustaznya tidak. Diketahui sedikitnya 11 santri tercebur," kata Fadillah.

Rombongan ini selain mencoba menyelamatkan para santri, mereka juga meminta pertolongan para nelayan setempat. Setelah dilakukan pencarian, sembilan santri ditemukan selamat sementara dua santri lainnya ditemukan meninggal.

"Korban meninggal maupun selamat dibawa ke Puskesmas Sapeken. Pencarian terus dilakukan untuk korban yang mungkin masih ada," tandas Fadillah.
(iwd/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed