Dianugerahi Doktor Honoris Causa, Bos Mayapada: Jadilah Orang Lain

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 08 Mar 2018 15:21 WIB
Saat Dato Sri Tahir memberikan sambutan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Prof. Dato Sri Tahir mengimbau kepada anak-anak muda untuk tidak menjadi diri sendiri. Bos Mayapada Grup ini justru menyarankan anak muda untuk menjadi orang lain.

"Kalau di Barat banyak yang bilang 'Be yourself', sekarang saya bilang itu salah. Jangan jadi diri sendiri," ujarnya usai dianugerahi gelar doktor honoris causa oleh Universitas Airlangga (Unair) di Aula Garuda Mukti, Kampus A Unair, Jalan Mulyorejo, Surabaya, Kamis (8/3/2018).

Dalam hal ini, Tahir justru ingin anak muda menjadi orang lain. Maksudnya, untuk mencapai sesuatu, tak cukup untuk menjadi diri sendiri saja. Namun juga perlu mencontoh orang lain.

"Kalau jadi diri sendiri, kita sering malas-malasan. Coba kalau jadi orang lain misalnya Bill Gates, kita akan meniru bagaimana usaha dia untuk maju," tambah Tahir.

Selama hidupnya, Tahir mengaku selalu menjadi orang lain. Dalam artian dia selalu terpacu oleh kesuksesan yang telah diraih orang tersebut. Karena hal ini akan membuatnya termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Tahir sempat menceritakan jatuh bangun kehidupannya dalam meraih kesuksesan. Dia mengaku tidak mudah untuk menduduki posisi seperti sekarang. Karena itu, dia benar-benar memulai semua usahanya dari nol.

Dulunya, Tahir dilahirkan dari keluarga yang jauh dari kata mampu. Ayahnya seorang pembuat becak dan menyewakan becaknya. Masa kecil Tahir di Surabaya memang dilalui dengan penuh perjuangan.


Penganugerahaan Doktor Honoris Causa kepada Daro Sri TahirPenganugerahaan Doktor Honoris Causa kepada Daro Sri Tahir Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Saat kecil, Tahir sempat berdoa kepada Tuhan dan berjanji pada dirinya sendiri, jika kelak ia sukses, dia berjanji untuk lebih memerhatikan rakyat kecil. Tahir sangat memahami bagaimana susahnya menjadi masyarakat tidak mampu karena dulunya dia juga merasakan hal ini.

Kini, ketika dia sudah mencapai posisi atas, Tahir tak melupakan janjinya kepada Tuhan. Dia memang dikenal sebagai sosok yang dermawan, tak hanya di Indonesia saja, namun pada bencana-bencana yang ada di dunia.

Tahir memiliki prinsip manusia harus menjadi benar terlebih dahulu untuk bisa melakukan hal-hal yang benar. Hal ini lah yang dia pegang teguh sejak dulu.

Kini, Tahir dianugerahi gelar doktor honoris causa (HC) bidang ekonomi oleh Universitas Airlangga. Hal ini atas peran besarnya bagi Bangsa Indonesia, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.


Dala penganugerahan ini hadir beberapa tokoh nasional. Di antaranya Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan), Enggar Tiasto Lukita (Menteri Perdagangan), Hanif Dhakiri (Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi), Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Kemaritiman), Muhammad Nasir (Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi), Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian).

Selain itu hadir pula Muhammad Prasetyo (Kejagung RI), Jenderal (Purn) TNI Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR), Khofifah Indar Parawansa (Cagub Jatim), Puti Guntur Soekarno (Cawagub Jatim), Ridwan Kamil (Cagub Jabar), Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Rizal Ramli, Agung Laksono, dan Agum Gumelar. (iwd/iwd)