DetikNews
Minggu 18 Februari 2018, 15:54 WIB

Dua Paslon Boikot Deklarasi Kampanye Damai Pilwali Madiun 2018

Sugeng Harianto - detikNews
Dua Paslon Boikot Deklarasi Kampanye Damai Pilwali Madiun 2018 Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Deklarasi kampanye damai Pilwali Madiun 2018 diwarnai aksi boikot dua paslon.
Aksi boikot ini dilakukan paslon nomor urut 2 Hariyyadin Mahardika-Arif Rahman dan paslon nomor urut 3 Yusuf Rohana-Bambang Wahyudi.

Kedua paslon ini kecewan dengan KPU dan Panwaslu yang membiarkan paslon nomor urut 1 Maidi-Inda Raya menggunakan kendaraan melebihi batas saat konvoi.

"Kami boikot pawai ini, karena dicederai pelanggaran ketentuan. Seharusnya, peserta pawai paslon hanya dibolehkan membawa 7 kendaraan. Ternyata, pasangan pertama membawa lebih," teriak calon wali kota nomor urut 2 Mahardika saat akan berkonvoi di lapangan Gulun Kota Madiun, Minggu (18/2/2018).

Hal senada juga diutarakan paslon nomor urut 3. Pasangan ini menilai KPU dan Panwaslu Kota Madiun berpihak ke paslon nomor 1.

"Anehnya, sebelum start pawai Kampanye damai, KPU Kota Madiun maupun Panwaslu tidak melakukan upaya penertiban. Panwaslu baru menghentikan konvoi mobil motor pasangan Maidi-Inda di Jalan Kemiri untuk ditertibkan," jelas calon wakil wali kota nomor urut 3 Bambang Wahyudi.

Sementara pasangan Maidi-Inda Raya dan partai pengusungnya meminta pawai tetap berlanjut meski tanpa 2 paslon lain. Pasangan ini juga membantah melanggar ketentuan.

"Kami sudah sesuai kesepakatan, hanya diikuti 7 mobil. Untuk mengatur mobil dan motor terlanjur masuk dalam rombongan butuh waktu. Pawai harus tetap berlanjut, meski tanpa 2 peserta pawai lain," terang Maidi.

Ketua KPU dan Ketua Panwaslu Kota Madiun belum bisa dikonfirmasi atas insiden tersebut. Pilwali Madiun 2018 diramaikan 3 paslon. Pasangan nomor urut 1 Maidi-Inda Raya dengan slogan Mada diusung Partai Demokrat, PDIP, PKB, PAN, PPP.

Paslon nomor urut 2 dari jalur independen Mahardika-Arief Rahman dengan slogan Madiun Mahardika. Sementara pasangan nomor urut 3 Yusuf Rohana-Bambang Wahyudi dengan slogan Iki Ae, diusung Partai Gerindra, Partai Golkar dan PKS.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed