Ponorogo Kembali Dilanda Tanah Retak, 23 Rumah Terancam Rusak

Ponorogo Kembali Dilanda Tanah Retak, 23 Rumah Terancam Rusak

Charolin Pebrianti - detikNews
Kamis, 15 Feb 2018 17:20 WIB
Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Bumi reog kembali mengalami tanah retak. Kali ini, tanah retak terjadi di Dukuh Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo dan mengancam 23 rumah rusak yang dihuni 59 KK.

Bahkan satu keluarga, Sartun (53) membawa tiga anggota keluarganya untuk mengungsi demi keamanan.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Ponorogo, Setyo Budiono menuturkan tanah retak ini mengancam 23 rumah yang ada di Desa Tugurejo.

"Karena kondisinya disana ada retakan tanah lebar 100 meter dan amblasnya 2 meter, jadi mengkhawatirkan," tuturnya saat dihubungi detikcom, Kamis (15/2/2018).

Bahkan keretakan, lanjut dia, juga terjadi di petakan Perhutani seluas 50.70 Ha. "Keretakan tanahnya dengan lebar 70 cm, tinggi 2 meter dan panjang 200 meter yang mengancam 59 KK di bawahnya," jelasnya.

Menurutnya, keretakan tanah ini dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Ponorogo dan sekitarnya. "Sehari sebelumnya, Rabu (14/2) sekitar pukul 11.00-14.40 WIB hujan deras sehingga mengakibatkan tanah Perhutani retak," terangnya.

Ia menambahkan tanah retak tersebut mengancam warga yang tinggal di RT 03 RW 04 Dusun Tugunongko, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung. "Ke-59 KK tersebut sudah diungsikan demi keamanan, kami juga terus memantau serta mengirim bahan makanan," pungkasnya. (fat/fat)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.