DetikNews
Rabu 14 Februari 2018, 17:49 WIB

Pasca OTT Bupati Jombang, KPK Periksa Pejabat Pemkab

Enggran Eko Budianto - detikNews
Pasca OTT Bupati Jombang, KPK Periksa Pejabat Pemkab KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Selama dua hari, penyidik KPK memeriksa sejumlah pejabat Pemkab Jombang di Mapolres setempat. Pemeriksaan diduga terkait kasus suap yang menjerat Bupati Jombang nonaktif Nyono Suharli Wihandoko.

Pemeriksaan berlangsung tertutup di ruangan Graha Bakti Bhayangkara Polres Jombang. Pemeriksaan ini berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.

Pejabat yang hadir dalam pemeriksaan ini antara lain Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, Ketua Paguyuban Puskesmas Jombang dr Didik Riyadi, Kepala Puskesmas Perak yang juga Bendahara Paguyuban Puskesmas Jombang Oisatin, Ajudan Bupati Jombang Munir, pegawai Bank Jombang, serta staf Dinas Kesehatan Jombang Ika.

Mereka diperiksa penyidik lembaga antirasuah di meja terpisah. Hingga pukul 16.00 WIB, pemeriksaan masih berlangsung.

"Terkait dengan status saya sebagai Plt (Kepala Dinas Kesehatan Jombang) waktu itu," kata dr Pudji kepada wartawan di lokasi, Rabu (14/2/2018).

Sementara Ika saat keluar dari ruang pemeriksaan untuk salat asar menuturkan, saat ini ada 4 orang dimintai keterangan oleh KPK. Saat disinggung materi pemeriksaan terhadap dirinya, perempuan berhijab ini mengaku belum mendapat giliran.

"Saya belum tahu (materi pemeriksaan), saya mulai jam 12 (pukul 12.00 WIB) tadi, tapi saya belum ditanya," ujarnya.

Sementara pada Selasa (13/2), penyidik KPK juga memeriksa sejumlah pejabat Pemkab Jombang di Mapolres setempat.

Mereka yang dimintai keterangan adalah Plt Kadispora Wiwik Tjitrawati, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Abdul Qudus, Kepala Puskesmas Perak yang juga Bendahara Paguyuban Puskesmas Jombang Oisatin, Staf Dinkes Jombang Endah dan Novi.

Pemeriksaan ini diduga terkait kasus yang menjerat Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Nyono ditangkap KPK di Stasiun Balapan, Solo, Sabtu (3/2). Nyono diduga menerima uang suap Rp 275 juta dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Jombang Inna Sulestyowati. Di hari yang sama, KPK menangkap Inna di Surabaya.

Uang tersebut diberikan Inna agar Nyono mengangkatnya menjadi Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jombang definitif. Baik Nyono dan Inna kini ditahan KPK dan menyandang status tersangka.

Nyono berstatus nonaktif setelah Mendagri menunjuk Wakil Bupati Jombang Mundjidah Wahab sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed