DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 17:25 WIB

Ibu Pelawak yang Diadili di Hong Kong Mengira Anaknya Kena Narkoba

Sugeng Harianto - detikNews
Ibu Pelawak yang Diadili di Hong Kong Mengira Anaknya Kena Narkoba Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Kabar pelawak Yudho Prasetyo (Cak Yudho) warga Ngawi, Jatim, diadili di Hong Kong karena penyalahgunaan visa, sempat membuat ibundanya shock. Supiah (63) warga Dusun Jurug, Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Ngawi, ini awalnya mengira anaknya yang tergabung dalam Paguyuban Depot Seni Kirun, terlibat narkoba.

"Awalnya shock kaget mas, saya kira tersandung kasus narkoba seperti artis-artis itu di Hong Kong. Tapi ini sudah paham, ternyata anak saya terkena kasus penyalahgunaan visa," jelas Supiah (63) kepada detikcom sambil meneteskan air mata, Jumat (9/2/2018).

Baca Juga: Kadir Cs Pertanyakan Nasib Pelawak yang Ditahan di Hong Kong

Supiah mengaku sejak mendapat kabar penahanan anaknya, dirinya susah tidur. Dia selalu menangis jika teringat kabar anaknya diadili di Hong Kong.

"Susah tidur, ingat terus takut kenapa-kenapa anak saya ditahan. Namanya juga saya orang desa, takut mas," ucapnya sambil terbata-bata ingin menangis.

Baca Juga: Ini Jeritan Hati Teman Satu Grup Pelawak yang Diadili di Hong Kong

Supiah menambahkan anaknya Yudho menjadi tulang punggung keempat anak dan istrinya. Awal karirnya hanya menjadi penari cucuk lampah dan dalang hajat pernikahan temanten.

Sementara Wariani (38), istri pelawak Cak Yudho meminta management penyelenggara bertanggung atas kejadian yang menimpa suaminya. Semua pengurusan visa dan paspor merupakan fasilitas dari management penyelenggara acara.

Baca Juga: Viral Surat Terbuka Istri Pelawak Diadili di Hong Kong untuk Presiden

"Pihak managemet harus tanggung jawab, kan semua fasilitas dari penyelenggara. Kalau mas Yudho tinggal berangkat biasanya," terang Wariani.

Kesalahan visa, kata Wariani, baru kali pertama ini. Sebelumnya suaminya sering manggung ke Hong Kong, namun lancar tidak pernah ada kendala. "Sebelumnya juga sering manggung ke Hong Kong juga lancar tidak pernah kejadian seperti ini. Saya berharap masalah ini segera selesai," ucapnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed