DetikNews
Selasa 23 Januari 2018, 09:59 WIB

Kuliner

Rasa Pecel Mbok Bari di Blitar Merasuk ke Hati Artis dan Pejabat

Erliana Riady - detikNews
Rasa Pecel Mbok Bari di Blitar Merasuk ke Hati Artis dan Pejabat Foto: Erliana Riady
Blitar - Ketenaran warung pecel Mbok Bari tak perlu diragukan lagi. Bahkan bisa dibilang, warung legendaris ini menjadi ikon kuliner di Kota Blitar. Tak heran jika masyarakat dari berbagai kalangan selalu datang ke warung ini jika berkunjung ke Kota Blitar. Pun para artis, politisi sampai pejabat di negeri ini.

"Kalau dulu zaman masih emak sama bapak, sudah banyak yang datang kesini. Tapi tidak ada potretnya. Sejak saya yang mengelola warung peninggalan orang tua ini, kalau ada pembeli orang terkenal datang, selalu saya minta foto bareng mereka," ujar anak pertama Subari, Sukarni kepada detikcom, Selasa (23/1/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Memang foto para selebritis Indonesia terpajang di sudut tembok warung Mbok Bari ini. Di antaranya, ada foto personel Srimulat, Baim Wong dan Hengky Kurniawan. Sedangkan untuk politisi dan pejabat, Sukarni mengaku sungkan meminta berfoto bareng.

Baca Juga: Doyan Sarapan Pecel? Cobain Pecel Mbok Bari Blitar Yuk!

"Tidak enak, sungkan kalau sama bapak pejabat. Padahal kalau ke sini ya mesti rombongan. Tapi kalau mau minta foto bareng kok sungkan," kata pria ini sambil tersenyum, menutup mukanya dengan telapak tangannya.


Pecel Mbok Bari di Blitar/Pecel Mbok Bari di Blitar/ Foto: Erliana Riady


Salah satu pejabat yang kerap datang ke warungnya adalah mantan Wali Kota Blitar, Djarot Saiful Hidayat. Sukarni bilang, Djarot saat menjabat sebagai wali kota Blitar selalu mengajak rombongan tamu langsung ke warungnya.

"Beliau juga sering minta dibungkus, tapi harus dengan daun pisang. Katanya itu pesanan khusus untuk Mbak Mega (Megawati Soekarno Putri)," ungkapnya.

Bahkan pernah, suatu saat warungnya didatangi banyak tentara. Seluruh ruangan diperiksa, bahkan baju seluruh penghuni warung itu juga diperiksa.

Pecel Mbok Bari di Blitar/Pecel Mbok Bari di Blitar/ Foto: Erliana Riady


"Saya takut sekali waktu itu. Katanya pak presiden SBY mau dahar (makan) di sini. Bih...rasannya nunggu kedatangan beliaunya itu jantung saya berdebar kencang. Begitu menjelang jam 1 siang dikabari tidak jadi datang, rasanya malah plong, lega," ucapnya sambil tertawa.

Sambel pecel Mbok Bari menurut pengakuan beberapa pembeli, memang merasuk sampai ke hati. Hampir semua pembeli dari luar daerah, membawa sambel pecel kemasan sebagai oleh-oleh. Bahkan ada yang membuka usaha serupa di Jakarta, namun dengan nama warung yang berbeda.

"Saya itu buka warung pecel Blitar di Jakarta. Sebulan dua kali saya minta dikirimi sambel pecelnya Mbok Bari. Tapi Pak Karni bener-bener pesen ke saya, warung saya jangan dikasih nama Mbok Bari, itu jadi hak paten keluarganya saja," aku Sofia Rukmana (48) pelanggan asal Jakarta.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed