DetikNews
Minggu 21 Januari 2018, 15:59 WIB

Peristiwa

Tangki Loko Rusak Akibat Tabrak Pikap, PT KAI Minta Ganti Rugi

Erliana Riady - detikNews
Tangki Loko Rusak Akibat Tabrak Pikap, PT KAI Minta Ganti Rugi Pikap yang hancur tertabrak kereta api (Foto: Istimewa)
Blitar - PT KAI Daop 7 Madiun menuntut ganti rugi pada sopir pikap yang kendaraannya tertabrak KA Malioboro. Tuntutan diajukan karena sopir dinilai lalai, sehingga merugikan PT KAI secara materiil dan inmateriil.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Supriyanto mengatakan, sesuai UU No 23 tahun 2007, maka PT KAI berhak mendapatkan ganti rugi itu.

"Kami meminta ganti rugi karena secara materiial, kerusakan akibat tabrakan tadi mengakibatkan tangki Loko CC 2018304 rusak parah. Saat ini masih diperiksa di Stasiun Kertosono Karena dinilai tidak aman, maka Loco akan kami ganti di Stasiun Madiun," jelasnya di ujung telepon, Minggu (21/1/2018).

Selain kerugian materiial, lanjut Supriyanto, pihaknya juga dikomplain para penumpang akibat keterlambatan perjalanan kereta api menuju Yogyakarta.

"KA Malioboro Ekspres ini ada gerbong eksekutif dan ekonomi komersial. Dari Malang berangkat pukul 08.20 wib dan sampai Yogya pukul 15.35 wib. Akibat tabrakan ini, diprediksi akan mengalami keterlambatan sekitar 2 jam," paparnya.

Baca juga: Mesin Mati di Atas Rel, Pikap Angkut Batako Ditabrak KA Malioboro

Saat ini, posisi KA Malioboro sedang menuju Madiun untuk diganti lokonya. Sementara, sopir pikap, Agus (30) tahun sedang menjalani pemeriksaan tim internal PT KAI di Tulungagung. Informasi yang diterima detikcom, kendaraan pikap tersebut kondisinya tak laik jalan dan tak dilengkapi STNK.

"Kondisi kendaraannya ya memang sudah tua. Kalau masalah surat-suratnya kami belum sempat periksa, karena sopir tadi langsung dibawa petugas PT KAI ke Tulungagung," aku Kapolsek Srengat Kompol Putut Suhermanto.

Sebuah mobil pikap pengangkut batako ditabrak KA Malioboro relasi Malang- Yogyakarta. Musibah terjadi karena mesin mobil tiba-tiba mati saat melintas di rel kereta api Desa Kandangan, Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, Minggu (21/1/2018).

Beruntung sopir dan kenek sempat keluar dari kendaraan, sebelum KA dengan nomer loco CC 2018304 menghantam keras badan mobil. Namun kondisi pikap dengan Nopol L 7805 BQ , hancur lebur.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed