Emil Sisir Surabaya, Hadiri Hari Ibu yang Digelar Muslimat NU

Emil Sisir Surabaya, Hadiri Hari Ibu yang Digelar Muslimat NU

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Minggu, 31 Des 2017 15:41 WIB
Emil Sisir Surabaya, Hadiri Hari Ibu yang Digelar Muslimat NU
Saat Emil berbicara di depan Muslimat NU Surabaya (Foto: Deni Prastyo Utomo)
Surabaya - Ratusan Muslimat Nahdatul Ulama Surabaya berikrar mendukung pasangan Khofifah-Emil Dardak. Menurut mereka visi Khofifah-Emil sama dengan visi perjuangan Muslimat NU. Ikrar itu mereka sampaikan dalam acara Hidmat Muslimat NU-IHM NU Kota Surabaya dan Gebyar Maulidurrosul Muhammad SAW.

Acara yang digelar di lapangan depan Kantor Kelurahan Lakarsantri ini dihadiri langsung calon Wakil Gubernur Emil Dardak. Ketua Pengurus Wilayah Muslimat NU Masruroh Wahid dalam pidatonya menyampaikan, saat Muslimat NU memilih pasangan Khofifah-Emil adalah hal yang wajar karena sama dengan visi dan misi organisasi Muslimat.

"Saya tidak mengampayekan pasangan ini, tapi memang layak untuk dipilih, karena bukan pasangan yang asal-asalan dan sudah terbukti prestasi di bidang masing-masing. Lihat pak Emil yang masih muda sudah memiliki segudang prestasi, masih muda sudah lulusan doktor di Jepang," kata Masruroh dalam sambutannya, Minggu (31/12/2017).

Namun Masruroh tidak mewajibkan kepada ratusan muslimat yang hadir untuk wajib memilih pasangan Khofifah-Emil.

"Tetapi secara etika berorganisasi, selayaknya kita menghormati dan menghargai itu, maka kita harus memilih," ujarnya disambut gemuruh tepuk tangan ratusan muslimat yang hadir.

Sementara itu, Emil mengaku terkesima dengan organisasi Muslimat NU yang semua bisa berkumpul dengan dasar persaudaraan yang luar biasa.

"Dasar berorganisasinya itu ada, ibu-ibu yang berkumpul bersama dengan membuat organisasi yang kuat buat kehidupan mereka masing-masing, yang menurut saya nggak banyak dibelahan dunia ini," ujar Bupati Trenggalek ini.

Selain itu, Emil juga memuji para muslimat yang menurutnya dengan adanya organisasi ini banyak memunculkan generasi masa depan.

"Seperti lirik lagunya mars Muslimat yang saya ingat selalu, marilah wahai kaum ibu, bimbinglah putra putrimu, jadi ini adalah esensi dari organisasi yang luar biasa ini, muslimat berdiri untuk membentuk generasi masa depan, dan saya alhamdulillah produknya dari seorang ibu," ujarnya.

Menurut Emil, sosok seorang ibu tidak perlu mengajarkan detailnya tapi motivasi dan semangatnya.

"Memberikan saya orientasi jangan kejar materi tapi prestasi, itu yang ditanamankan ibu saya dulu untuk membentuk kepribadian, karena di usia yang kritis itu yang bisa membentuknya," ungkapnya.

Untuk itu, Emil menyampaikan bahwa masa depan bangsa ini adalah di tangan kaum ibu.

"Maka saya ingin memberikan apresiasi di hari ibu ini, Kaum ibu nanti yang menentukan nasib bangsa ke depanya," tandasnya.

Menemui Muslimat NU adalah kunjungan Emil kesekian kalinya ke Surabaya. Emil sebelumnya juga pernah datang ke Surabaya pada 9 Desember 2017. Saat itu Emil berziarah ke Makam Sunan Ampel. Dalam ziarahnya, Emil didampingi Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Kuswanto dan Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya Dedy Prasetyo. (iwd/iwd)
Berita Terkait