DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 20:37 WIB

Viral, Tugu DPRD Kabupaten Madiun Dianggap Mirip Tangga Freemasonry

Sugeng Harianto - detikNews
Viral, Tugu DPRD Kabupaten Madiun Dianggap Mirip Tangga Freemasonry Tugu demokrasi di DPRD Kabupaten Madiun yang dianggap mirip tangga freemasonry (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun - Tugu demokrasi yang ada di DPRD Kabupaten Madiun jadi perbincangan warganet. Tugu itu viral lantaran bentuknya menyerupai tangga Freemasonry.

Foto yang diunggah oleh akun Maz Fiedien di sebuah grup facebook mendapat respons banyak dari para warganet. Sebanyak 290 warganet ramai berkomentar.

Tugu Demokrasi tersebut merupakan pengganti pagar Gedung DPRD Kabupaten Madiun. Detikcom mendatangi tugu yang ada di Jalan Raya Panglima Sudirman Caruban itu, Kamis (7/12/2017). Secara sepintas, tugu tersebut memang mirip tangga Freemasonry.

Warganet menghubungkan desain Tugu Demokrasi tersebut dengan perkumpulan rahasia pemuja setan Steps of Freemasonry atau tangga Freemasonry.

Akun Lava Megantara berkomentar "Fremansory. Ilumination.Pemuja Setan". Begitu juga dengan akun Wiwin Yuliastuti yang berkomentar, "Pemuja Dajjal, organisasi freemasonry milik Yahudi enek piramida sing puncake terpisah ditandai moto ijo".

Viral, Tugu DPRD Kabupaten Madiun Dianggap Mirip Tangga FreemasonryPerbandingan tugu demokrasi dan tangga freemasonry yang viral (tangkapan layar facebook)

Komentar lain datang dari akun Mazziver's AE yang berkata, "Gawat Freemansory. Kuil untuk memuja setan bangsa Yahudi. Sudah masuk nyata di Indonesia..hahahaha".

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, perkumpulan Freemasonry adalah ordo persaudaraan sekuler yang terbesar dan tertua di dunia, yang melewati semua batasan religius untuk menyatukan para pria secara bersama dari berbagai negara, sekte, dan pendapat dalam perdamaian dan kerukunan.

Freemasonry merupakan organisasi yang tertutup dan ketat dalam penerimaan anggota barunya. Organisasi ini bukan merupakan organisasi agama dan tidak berdasarkan pada teologi apapun. Tujuan utamanya adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir dengan standar moral yang tinggi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed