Belajar Sejak Usia 8 Tahun, Ini Kemampuan Djoni Liem Penyembur Jarum

Rois Jajeli - detikNews
Senin, 27 Nov 2017 11:34 WIB
Djoni Liem, Sang Penyembur Jarum Beracun/Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Serma KKO-sekarang Marinir (Purn) Djoni 'Liem' Matius, memiliki kemampuan menyemburkan jarum beracun hingga menewaskan orang. Keahlian Liem ini setelah belajar ilmu sejak usia 8-12 tahun ke seorang guru kungfu, Than Chin Guan, teman dari kakeknya.

Dan saat usia 17 tahun, Liem memutuskan untuk menjadi prajurit KKO (marinir). Djoni Liem daftar di Bandung, kemudian masuk pendidikan KKO di Surabaya. Keputusan bergabung menjadi prajurit, karena ingin mengabdikan diri pada bangsa dan negera Indonesia. Serta terinspirasi film perang Iwo Jima yang dibintangi John Wayne.

"Saya memang tertarik ingin masuk tentara. Dan saya juga senang dengan film perang yang dibintangi John Wayne," tutur pria yang lahir di Bandung 3 April 1934, Senin (27/11/2017).

Baca Juga: Ini Serma KKO (Purn) Djoni Liem, Sang Penyembur Jarum Beracun

Meski memiliki kemampuan istimewa menyembur jarum beracun sejak usia muda, Djoni Liem tetap menyembunyikan senjata mematikan itu saat di dunia pendidikan KKO hingga benar-benar menjadi prajurit KKO. Bahkan, atasan maupun rekannya di KIPAM (Korps Intai Para Amfibi) juga tidak tahu bahwa dia memiliki semburan jarum beracun.

Djoni Liem, Sang Penyembur Jarum Beracun/Djoni Liem, Sang Penyembur Jarum Beracun/ Foto: Rois Jajeli


Bahkan saat ditugaskan di medan operasi di dalam negeri seperti Dwikora, Trikora hingga ditugaskan ke medan perang di Malaysia, Djoni Liem tetap menyembunyikan senjata mematikan itu.

"Seperti padi, semakin berisi semakin menunduk. Saya tidak mau menyombongkan," tambahnya.

Dalam pertemuan dengan detikcom di kediamannya yang dipenuhi beragam foto kenangan semasa menjadi tentara KKO, veteran, serta pernak-pernik Marinir, Djoni Liem menceritakan pengalamannya.

Detikcom pun juga berkesempatan melihat sendiri demo kemampuan yang menjadi senjata andalan Djoni Liem. Suami dari Djeni Nany dan memiliki 5 putra-putri serta 6 cucu ini, menunjukkan jarum yang biasa ditemukan di pasaran dan juga ada jarum yang beracun.

Djoni Liem, Sang Penyembur Jarum Beracun/Djoni Liem, Sang Penyembur Jarum Beracun/ Foto: Rois Jajeli


Meski usianya sudah senja, Djoni Liem masih bisa menunjukkan semburan mautnya. Djoni Liem mengambul jarum biasa, kemudian dipatahkan menjadi dua. Sebuah jarum pun dimasukkan ke dalam mulut. Dengan ancang-ancang, sekilas dia hanya seperti menyemburkan biasa.

"Silahkan dicek di tembok itu," kata Liem.

Sekitar 15 meter, saya pun berjalan bersama Djoni Liem untuk mencari jarum yang keluar dari mulutnya. "Ini jarumnya. Silahkan diambil," kata Liem menunjukkan jarum yang tertancap di dinding pagar rumahnya.

Djoni Liem pun memperagakan kembali semburan mautnya. 'Bwuhh', jarum tersebut menancap di pohon depan rumah tetangganya. "Jaraknya bisa sampai 50 meter," kata Djoni Liem. (roi/fat)