Pilgub Jatim 2018

Bupati Emil Dardak Bertemu Soekarwo, Ini Yang Terjadi

Zainal Effendi - detikNews
Rabu, 25 Okt 2017 17:32 WIB
Bupati Trenggalek Emil Dardak dengan Gubernur Soekarwo di acara AMSI Jatim/foto: Zaenal Effendi
Surabaya - Soekarwo bertemu dengan Bupati Trenggalek Emil Dardak yang namanya tengah menghiasi bursa calon pasangan Khofifah Indar Parawansa.

Sejumlah nama memang masuk penjaringan Partai Demokrat sebagai bakal cawagub Jatim, termasuk Emil Dardak. Gubernur yang juga Ketua Partai Demokrat Jatim itu pun melontarkan sanjungan terhadap kapasitas Emil.

"Dia anak muda yang potensial," tutur Pakde Karwo kepada wartawan usai menghadiri Konferensi Wilayah Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim di Spazio Hall Surabaya, Jatim, Rabu (25/10/2017).

Pada acara tersebut Gubernur Soekarwo bertemu juga dengan Emil Dardak yang juga diundang. Emil menyalami Ketua Partai Demokrat Jatim itu yang akrab disapa Pakde Karwo.

Pakde Karwo terlihat menepuk-nepuk lengan kanan Emil. Keakraban dan rasa sayang orang tua kepada anak terkesan ingin dipertunjukan.

Namun, Pakde Karwo menegaskan Demokrat masih menunggu hasil kajian Tim 17 yang dibentuk Khofifah untuk penjaringan bakal cawagub.

Khofifah, kata Pakde Karwo, menginginkan figur cawagub dari kalangan Mataraman. Dan nama-nama calon pasangan Khofifah masih digodok kiai yang tergabung dalam tim 17.

"Tim 17 (sebelumnya Tim 9) dari Bu Khofifah ingin dari kultur Mataraman yang diusulkan. Tapi kami belum sempat ketemu," tambah Pakde Karwo.

Yang pasti, kata Pakde Karwo, Khofifah sudah bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ketua Umum Demokrat sudah melakukan pembicaraan dengan Bu Khofifah. Kalau dipresentasi ya 80 persen (dukungan ke Khofifah), tinggal hal-hal lain," ujarnya.

Secara terpisah, Emil kepada wartawan mengaku saat ini belum ada yang 'melamar' dirinya untuk dipasangkan dengan Khofifah maupun yang lain.

"Belum dilamar kok bilang siap? Belum, belum, belum dilamar. Belum ada yang melamar," jawab Emil dengan tertawa sambil berlari kecil meninggalkan wartawan.

Suami Arumi Bachin ini menduga pujian Pakde Karwo tersebut merupakan sebagai perwujudan semangat sumpah pemuda, pemimpin daerah muda bisa membawa suasana baru tanpa menanggalkan kearifan daerah yang memiliki rasa.

"Intinya, ini adalah sumpah pemuda. Jadi Pak Gubernur mengapresiasi kami-kami ini sebagai mitra beliau di level kabupaten yang diharapkan bisa membawa warna baru dan diharapkan pemimpin-pemimpin muda tidak meninggalkan kearifan lokal yang membawa rasa. Karena itu yang membuat hidup lebih bermakna," tutur Emil. (ugik/ugik)