DetikNews
Selasa 10 Oktober 2017, 07:58 WIB

Mie Berbahan Udang Ini Kaya Nutrisi dan Tak Sebabkan Obesitas

- detikNews
Mie Berbahan Udang Ini Kaya Nutrisi dan Tak Sebabkan Obesitas Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Ketersediaan udang vaname yang banyak dipelihara warga Lamongan, membuat pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jalan Veteran, membuat inovasi. Kali ini inovasinya membuat mie berbahan udang. Udang vaname ini bentuknya lebih kecil dibanding udang wingu.

Karena berbahan udang vaname, mie yang diproduksi tiga pelajar ini diberi nama 'Vanna Mie'. Kreasi mie instan baru berbahan udang untuk mewujudkan pola konsumsi pangan aman dan sehat.

"Berdasarkan data World Instant Noodles Association (WINA), Indonesia adalah pengonsumsi mie instant terbesar nomor dua di dunia setelah Jepang. Dua hal ini yang menginspirasi kami berinovasi dengan membuat mie berbahan dasar udang Vanamae yang kami beri nama Vanna-Mie," kata salah satu pelajar, Indah Wahyuningsih AS, saat ditemui di sekolahnya, Selasa (10/10/2017).

Pelajar membuat mie berbahan udang vaname/Pelajar membuat mie berbahan udang vaname/ Foto: Eko Sudjarwo


Selama ini, kata Indah, produk pangan kurang menjaga khasiat atau proteinnya. Namun dia dan temannya membuat inovasi ini dengan memperhatikan dan menjaga cita rasa sekaligus memperhatikan nutrisi, sehingga konsumen merasa puas.

Indah mengungkapkan, udang Vanamae sebagai bahan dasar mie instan kreasi mereka ini memiliki kandungan nutrisi yang banyak. Seperti protein yang tinggi, fosfor dan lemak yang rendah sehingga tidak menyebabkan obesitas.

"Padahal makanan merupakan sumber utama nutrisi kita," tutur Indah membeberkan alasan membuat Vanna-Mie sembari mengatakan jika produk pangan ini jarang dijumpai.

Mie berbahan udang dihaluskan/Mie berbahan udang dihaluskan/ Foto: Eko Sudjarwo


Didampingi dua rekannya, Tiraihana Tsafiqah Phaesaloka dan Jihan Rrafifah Mahdiyah, ketiganya mengaku mengolah secara modern mie-mie berbahan udang tersebut. Dengan extruction technology atau penghancuran dan penyampuran menggunakan blender, mereka mencampurkan bahan yang sangat mudah didapat.

Di antaranya, tepung terigu, telur, bumbu dan garam. Cara memasaknya, mereka mencampur tepung terigu, telur, bumbu dan garam ke dalam baskom, sementara udang vanamae dihaluskan menggunakan Blender.

"Campurkan udang yang telah halus ke dalam adonan dan diaduk sampai rata," jelas Tiarahana.

Mie-mie ini kaya nutrisi dan tak sebabkan obesitas/Mie-mie ini kaya nutrisi dan tak sebabkan obesitas/ Foto: Eko Sudjarwo


Setelah diaduk dan dibentuk menjadi bulatan, lanjut Tiarahana, adonan dicetak menggunakan cetakan mie dan dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 100 derajat celcius selama 20 menit.

"Sampai di sini, mie sudah siap untuk dimasukkan dalam bungkus aluminium foil untuk disimpan atau dipasarkan," paparnya.

Sementara guru pembina pelajar, Yekti Handayani mengaku inovasi ini membuat anak didiknya meraih juara satu dalam Entrepreneurship Olympiade 2017 yang diselenggarakan salah satu perguruan tinggi di Surabaya.

"Kami sudah memasarkan produk siswa ini secara terbatas melalui koperasi sekolah dan akan kami kembangkan untuk kami jual belikan secara luas sambil melatih para siswa untuk berwirausaha," kata Yekti yang mengaku pihak sekolah kini sedang mengurus surat izin untuk inovasi para pelajar.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed