DetikNews
Kamis 21 September 2017, 19:37 WIB

Mobil Anak Wali Kota Risma Dibobol Bandit, Polisi Tangkap 5 Orang

Michelle Alda Gunawan - detikNews
Mobil Anak Wali Kota Risma Dibobol Bandit, Polisi Tangkap 5 Orang Polisi menunjukkan barang bukti kasus pencurian dengan korban anak Wali Kota Surabaya (Foto: Michelle Alda Gunawan)
Surabaya - Polisi mengamankan Ferdinand Rodolf (43) alias Ferry dan Mochamad Imron (45). Mereka adalah dua pelaku yang membobol mobil yang ditumpangi Fuad Bernardi (27), anak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Menjadi korban kejahatan ini dialami Fuad untuk yang keduakalinya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Pada 7 Agustus lalu, mobilnya disantroni bandit yang memecah kaca jendela mobilnya. Tas berisi laptop digondol. Polisi dalam waktu yang tidak lama berhasil menangkap satu orang pelaku, sedangkan dua pelaku lainnya dalam pengejaran.

"Kebetulan barang yang dicuri adalah barang milik putera salah satu pejabat pemkot. Dan ungkap ini bukan karena yang dicuri barang anak pejabat. Semua masyarakat wajib kami lindungi," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal kepada wartawan, Kamis (21/9/2017).

Bandit itu melakukan aksinya pada Selasa, 12 September 2017, pukul 12.30 WIB saat mengisi bahan bakar bakar di SPBU Jalan Kayoon Surabaya. Aksi mereka tertangkap kamera CCTV.

Kemudian, pada tanggal 18 September 2017, Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah melakukan penyelidikan berhasil menangkap Imron di Gresik dan pada tanggal 20 September 2017 menangkap Ferry di daerah Sukomanunggal Surabaya.

Barang yang dicuri dari mobil Fuad ialah satu buah tas mewah merek Coach warna cokelat, satu buah HP merk Samsung Galaxy J5 Pro warna abu-abu, dan satu buah HP merk Samsung Galaxy Note 5 warna hitam.

"Barang hasil curian ini dijual kepada penadah Masturi (37) lalu dari Masturi dijual lagi kepada Fauzi (27), selanjutnya Fauzi menjual barang tersebut kepada Endrianto (27)," pungkas Iqbal.

Imron mengaku tidak tahu bahwa yang dicurinya saat itu adalah barang milik anak wali kota

"Ya, saya tidak tahu," ujar Imron kepada wartawan.


Ferry dan Imron Sudah Berulang Kali Mencuri

Tak hanya melakukan aksi sekali, ternyata kedua tersangka sudah berulang kali melakukan pencurian dengan modus yang sama, membobol mobil saat pemiliknya lengah karena mengisi BBM.

"Dua orang ini sudah lama menjadi pelaku pencurian. Sudah 2-3 kali keluar masuk lapas. Mereka mencuri dengan modus yang sama, yaitu mereka melihat korban lengah tidak mengunci pintu kemudian dalam waktu sekejap mereka ambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil," lanjut Iqbal.

Dengan modus pencurian yang sama, dalam kurun waktu 4 bulan mereka telah melakukan aksi di 12 TKP di wilayah Surabaya. Empat diantaranya dilakukan di SPBU, sisanya dilakukan di area pertokoan dan Asrama Haji Sukolilo.

Sebelum melakukan pencurian Ferry menghubungi Imron terlebih dahulu. Kemudian mereka mencari sasaran di area SPBU atau area tempat parkir pertokoan, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna merah-hitam dengan nomor polisi L 6490 K milik Ferry.

"Saat melakukan pencurian, Imron bertugas untuk mengambil barang sedangkan Ferry yang jadi jokinya," pungkas Iqbal.

Imron mengaku bahwa mereka mampu melakukan pencurian dalam waktu kurang dari satu menit. Uang dari hasil pencurian itu digunakan untuk membiayai sekolah anaknya.

"Nggak sampai satu menit. Uangnya buat bayar sekolah anak," ujar Imron kepada wartawan.
(iwd/iwd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed