DetikNews
Rabu 20 September 2017, 12:47 WIB

Pemilik Home Industry Obat Tradisional Ilegal jadi Tersangka

Sugeng Harianto - detikNews
Pemilik Home Industry Obat Tradisional Ilegal jadi Tersangka Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Suparno (50), pemilik home industry obat tradisional Nurusy Syifa Center ditetapkan tersangka oleh Polres Madiun. Sebelumnya, Suparno diperiksa selama hampir 10 jam dan langsung ditahan Selasa (19/9) malam karena tidak bisa menunjukan surat izin edar obat yang diproduksinya.

Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya mengatakan tersangka yang sudah menjalankan bisnisnya sejak tahun 2009 dan memiliki lebih 300 jaringan tabib di seluruh Indonesia.

"Ya pemilik sudah kita tetapkan sebagai tersangka atas pengakuannya sudah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Termasuk punya 300 lebih jaringan tabib di Indonesia," kata Kapolres Agus kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (20/9/2017).
Obat tradisional ilegal yang diamankan/Obat tradisional ilegal yang diamankan/ Foto: Sugeng Harianto

Baca Juga: Home Industry Obat Tradisional Tanpa Izin Edar Digerebek

Kapolres Agus menambahkan konsumen obat tradisional itu di kalangan santri pondok pesantren berbagai daerah, termasuk ponpok pesantren di Temboro, Magetan.

Ribuan obat tradisional jenis pil yang tidak memiliki izin edar, di Jalan Raya Ponorogo No 11, Desa Kertosari, Kecamatan Geger, digerebek polisi dan BPOM. Dalam penggerebekan home industry obat tradisional itu dilakukan mulai Senin (18/9) hingga Selasa (19/9) pukul 03.00 WIB.

Dari ribuan obat tradisional yang diamankan, di antaranya ada 730 butir botol Anti TB, 2.791 botol berisi sediaan farmasi tanpa label.

"Karena ini belum ada izin produksinya sama izin edarnya kita sita semua. Pelanggaran UU RI tentang kesehatan No 36, pasal 196 atau 197 tahun 2009 dengan ancaman 15 tahun penjara," tambahnya.

(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed