Selain harga motor rongsokan yang dipajang di Desa Genengan, Kecamatan Kawedanan, Magetan tidak seberapa, polisi juga terbentur masalah prosedural.
"Kesulitan kita siapa terlapor dan siapa pelapor dan nilai jual motorpun harganya tak seberapa, kok tega pencurinya itu," jelas Kapolres Magetan AKBP Muslimin kepada detikcom, Jumat (8/9/2017).
Baca Juga: Terlalu! Motor Rongsokan Display Monumen Kecelakaan Pun Dicuri
Kapolres menambahkan meski kesulitan dalam pelacakan namun pihaknya tetap berupaya mengerahkan jajaran reskrim selain Unit Lantas untuk segera mengungkap pelaku pencurian tersebut.
"Kita kerahkan reskrim selain lantas untuk segera menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) ini. Upaya semaksimal mungkin," jelas dia.
Baca Juga: Motor Display Monumen Kecelakaan Dicuri, Ini Kesaksian Warga
Perlu diketahui, dua dari tiga motor korban kecelakaan yang kondisinya sudah hancur hilang dicuri. Padahal bangkai motor itu dijadikan display monumen kecelakaan. Meski berada di sekitar rumah penduduk, tapi tak ada satupun warga yang mengetahui aksi pencurian yang diduga terjadi Jumat (1/9) dinihari itu. (ugik/ugik)










































