DetikNews
Kamis 07 September 2017, 12:51 WIB

Korban Tewas Panther Oleng Tabrak Satu Keluarga Jadi 4 Orang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Korban Tewas Panther Oleng Tabrak Satu Keluarga Jadi 4 Orang Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Korban tewas kecelakaan mobil Isuzu Panther oleng di jalur alternatif Mojokerto-Lamongan, Desa Cendoro, Dawarblandong jadi empat orang. Satu korban meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Edwin Nathanael mengatakan, Khoirul Anam (17) menghembuskan nafas terakhir di RS Rekso Waluyo, Kota Mojokerto pagi tadi.

"Korban sempat koma akibat luka parah di kepala, pagi tadi meninggal," kata Edwin saat dihubungi detikcom, Kamis (7/9/2017).

Baca Juga: Panther Oleng Tabrak Dua Motor, 3 Orang Tewas dan 2 Luka

Saat kecelakaan terjadi, lanjut Edwin, Khoirul dibonceng kakaknya Wahyu Rizki Aji (21) mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J nopol S 2548 QO. Sedangkan paman korban Mochamad Munir (47) membonceng Tutik Rahayu (36) dan Ages (10) mengendarai motor Suzuki Shogun nopol S 5494 NA. Tutik merupakan adik ipar Munir, sedangkan Ages anak kandung Munir. Kelima korban hendak pulang setelah menghadiri hajatan pengantin di Lamongan.

Satu keluarga asal Desa Sambilawang, Dlanggu, Mojokerto ini ditabrak mobil Isuzu Panther nopol W 1069 XG dari arah berlawanan, Rabu (6/9) sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu (6/9). Tiga orang tewas di lokasi. Mobil yang dikemudikan Sugianto Atmaja (35), warga Desa Bektiharjo, Semanding, Tuban itu tiba-tiba oleng ke jalur berlawanan saat melaju dari arah Mojokerto ke Lamongan.

Edwin menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum bisa menarik kesimpulan penyebab kecelakaan maut tersebut. Pasalnya, keterangan baru didapatkan dari sopir Panther. Sementara satu-satunya korban selamat saat ini menjalani operasi di RS Rekso Waluyo sehingga belum bisa dimintai keterangan.

"Versi sopir Panther menabrak motor karena menghindari truk dari arah berlawanan, tapi keterangan saksi di TKP saat kecelakaan tidak ada truk yang melintas. Ini yang masih kami dalami," terangnya.

Selain menunggu keterangan korban selamat, tambah Edwin, pagi tadi pihaknya melakukan olah TKP ulang. Tes urine juga telah dilakukan terhadap sopir Panther. Namun, hingga siang ini dirinya belum menerima hasil tes tersebut.

"Yang pasti orang itu (sopir Panther) lalai karena tak bisa melakukan upaya penghindaran dengan baik," tandasnya.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed