Warga Gagal Tangkap Anjing Jadi-jadian yang Diduga Bunuh 56 Kambing

M Rofiq - detikNews
Senin, 28 Agu 2017 14:39 WIB
Foto: M. Rofiq/File
Probolinggo - Puluhan kambing mati di dua desa yakni Desa Sumber Kerang dan Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, menghebohkan warga. Warga menduga kambing mati diduga dimakan anjing jadi-jadian.

Warga pun siap mengepung dan patroli di dua desa tersebut agar bisa menangkap anjing tersebut. Namun anjing tersebut tak kunjung muncul.

"Kami telah melakukan doa bersama dan ronda pada malam kemarin. Tapi anjing yang menurut kami anjing jadi-jadian itu tak menampakkan diri, hingga menjelang subuh," kata Wardani, salah satu warga Sumberkerang kepada detikcom, Senin (28/8/2017).

Wardani mengaku, warga yang bersiaga tidak melihat anjing-anjing itu muncul hingga kini. Warga masih bertanya-tanya, apa yang menjadi penyebab kematian puluhan kambing tersebut. Padahal pada hari sebelumnya, anjing itu memang ada dan bahkan dikepung oleh warga.

"Ini aneh, kenapa setelah kita menunggu kemunculannya, anjing hitam itu tidak juga nongol, kalau memang benar penyebab kematian kambing di sini ulah anjing itu, kami ingin menghabisinya," terang Tikman, warga lain.

Baca Juga: Anjing Jadi-jadian Diyakini Penyebab Misterius Matinya 32 Kambing

Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengaku kambing-kambing mati itu bukan ulah anjing jadi-jadian. Namun bila benar anjing itu penyebab kambing mati, namun pihaknya tidak memvonis anjing itu jadi-jadian. Melainkan karena membawa virus penyakit.

"Bukan anjing jadi-jadian, tapi kalau itu memang anjing yang menjadi penyebab matinya puluhan kambing, bisa saja itu anjing alas yang membawa wabah penyakit. Sehingga saat menggigit puluhan kambing, virusnya menyebar ke kambing lainnya," terang kapolres, saat dikonfirmasi.

Kapolres menyebut, pihaknya menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui penyebabnya. "Kita tunggu hasil laboratorium saja dulu ya, bagaimana hasilnya. Sementara kita tidak bisa memastikan sebelum hasil laboratorium itu keluar," tutup Arman.

Hingga kini 56 kematian kambing masih menjadi teka-teki dan membuat warga makin resah. Warga berharap pemerintah segera menemukan secara pasti matinya puluhan kambing tersebut. (fat/fat)