Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.45 WIB berasal dari tumpukan kayu di dalam gedung. Karena cuaca terik, apik dengan cepat membesar dan menjalar ke atap bangunan.
Sekuriti dan sejumlah petugas rumah sakit kemudian berusaha memdamkan api dengan alat pemadam yang dimiliki.
"Begitu tahu ada api besar, sekuriti dan petugas kami mengambil alat pemadam di rumah sakit untuk mengatasi. Dan kami juga panggil pemadam kebakaran," kata Adi Widianto, salah satu dokter rumah sakit di lokasi, Kamis (13/7/2017).
Menurut Adi, selang beberapa saat kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. "Dan Alhamdulillah bisa teratasi," ungkapnya.
Kepala BPBD Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah, mengungkapkan pihaknya membutuhkan waktu selama 10 menit untuk memdamkan api yang sudah membakar bagian atap gedung. Karena lokasi kebakaran dan markas pemadam tak begitu jauh, 5 menit setelah dapat informasi pihaknya sudah sampai di lokasi kebakaran.
"Kita lokalisir api dengan mebuat sekat dulu, baru kita padamkan. Sudah besar tadi apinya," ungkap Yanuar.
Dari indentifikasi yang dilakukan, kebakaran disebabkan putung rokok yang dibuang sembarang yang menimbulkan api kemudian membakar sampah kayu yang ada di dalam gedung.
"Identifikasi kami karena putung rokok," tandasnya.
Pantauan di lokasi, beberapa titik atap gedung sudah terbakar dan petugas masih melakukan pembasahan. Sementara, petugas dari rumah sakit juga sibuk memeriksa gedung genset yang berdampingan dengan gedung yang terbakar.
Ratusan keluarga pasien dan petugas paramedis yang sebelumnya berhamburan keluar dapat ditenangkan dan kembali diminta masuk ke rumah sakit. (fat/fat)










































