Ide menghias rumahnya dengan botol mineral bekas, ini berawal tahun 2015 lalu dia membeli sebidang tanah kosong seluas 80 meter persegi dengan harga Rp 17 juta. Dirinya melihat warga di sekitar lokasi membuang sampah sembarangan. Ide memanfaatkan sampah itu akhirnya disulap menjadi benda yang bisa menghiasi rumahnya.
"Saat itu saya berkeinginan memiliki rumah yang sejuk dan asri, dengan menghias rumahnya tanpa mengeluarkan uang banyak. Tiba-tiba muncullah ide membuat hiasan dari plastik bekas," kata Suryansyah kepada wartawan yang sedang santai dengan tetangganya, Kamis (6/4/2017).
Limbah rumah tangga disulap jadi hiasan manis Foto: Suparno |
Selain menghiasi rumah dengan plastik bekas, Suryansyah juga menanam tanaman obat-obatan yang bisa bermanfaat untuk keluarga dan warga sekitar.
Walhasil, Suryansyah berhasil mengumpulkan limbah rumah tangga dan dijadikan hiasan. "Di antaranya, bola bekas, botol air mineral, helm bekas, boneka plastik, topi bekas, bahkan limbah dari peralatan dapur dan perabot rumah tangga seperti guling dan bantal, untuk dijadikan boneka," tambah Suryansyah.
Namun dirinya tak hanya menanam tanaman obat-obatan dan memanfaatkan sampah untuk menghias rumahnya, tempatnya tinggalnya juga menyediakan buku-buku sebagai taman bacaan.
Limbah rumah tangga disulap jadi hiasan manis Foto: Suparno |
"Jadi warga selain melihat hasil kreativitas pengolahan limbah sampah, juga santai sambil membaca buku seadanya," jelasnya.
Salah satu pengunjung rumah sampah, Sri Lestari (28) warga Jabon mengaku senang dengan hasil kreasi Suryansyah yang bisa menyulap limbah rumah tangga menjadi hiasan bagus.
"Rumah sampah ini merupakan kreativitas yang sangat luar biasa, bisa untuk pembelajaran buat anak-anak," pungkasnya. (fat/fat)












































Limbah rumah tangga disulap jadi hiasan manis Foto: Suparno
Limbah rumah tangga disulap jadi hiasan manis Foto: Suparno