Longsor di Jalur Air Terjun Madakaripura Sebabkan 2 Desa Terisolir

Longsor di Jalur Air Terjun Madakaripura Sebabkan 2 Desa Terisolir

M Rofiq - detikNews
Selasa, 21 Mar 2017 12:19 WIB
Longsor di Jalur Air Terjun Madakaripura Sebabkan 2 Desa Terisolir
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Longsor yang terjadi di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, tidak hanya berdampak terhadap akses jalan utama menuju wisata air terjun Madakaripura. Akan tetapi mulai berdampak terhadap perekonomian warga sekitar.

Pasalnya, setelah dilakukan evakuasi, longsor yang menutup jalan sepanjang hampir 200 meter, membuat dua desa terisolir, yakni Desa Branggah dan Negororejo, Kecamatan Lumbang.

"Saya dari Desa Branggah mas, jalan ini merupakan jalan utama untuk kami melintas ke pasar. Adanya longsor ini membuat warga di kampung saya tak bisa kemana-mana, karena tertutup tanah longsor ini," ujar Lihin (40), salah satu warga saat memaksa melewati longsor, Selasa (21/3/2017).

Begitu juga Desa Negororejo, yang bersebelahan dengan Desa Branggah, di Desa itu warga juga terisolir, dan menghambat perekonomiannya. "Pasrah sudah, mau kerja hari ini tidak bisa, mau ke pasar berjualan juga tidak bisa, semoga pembersihan tanah ini cepat selesai," tambah Lihin.

AKP Mustadji, Kapolsek Lumbang mengatakan, petugas kepolisian dan BPBD telah melakukan upaya pembersihan, agar warga di dua desa tersebut bisa lancar melintas di jalan utama itu.

"Kami sudah melakukan upaya pembersihan secara bergotong royong, antara kepolisian dan BPBD serta pihak terkait lainnya. Pembersihan mungkin butuh beberapa jam kedepan, karena longsornya meluas dan besar," jelas Mustadji, ketika di lokasi longsor.

Petugas mengimbau, warga dan wisatawan berhati-hati dan waspada ketika melintasi di jalan menuju air terjun Madakaripura ini, karena ketika musim hujan sangat rawan terjadinya lonsor.

Berdasarkan dari data BPBD Kabupaten Probolinggo, longsor itu berasal dari ketinggian tebing 700 meter, dengan luas area longsor sekitar 1 hektar lebih. (bdh/bdh)
Berita Terkait