DetikNews
Senin 20 Mar 2017, 15:27 WIB

Ketua DPD PAN Gresik Diteror, Rumah Dilempar Bom Molotov

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Ketua DPD PAN Gresik Diteror, Rumah Dilempar Bom Molotov Foto: Imam Wahyudiyanta
Gresik - Ketua DPD PAN Gresik, Khamsun, mendapat teror. Rumahnya yang ada di Jalan Marabahan 30 Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) dilempar diduga bom molotov. Kejadian itu sudah dilaporkannya ke polisi.

"Kejadiannya sekitar pukul 00.30 WIB," ujar Khamsun saat dihubungi detikcom, Senin (20/3/2017).

Khamsun mengatakan, yang pertama tahu jika rumahnya diteror adalah istrinya. Saat itu dia dan istrinya sedang tidur di kamar yang ada di bagian depan rumah. Tiba-tiba istri Khamsun, Yulis Kristiana, terbangun karena dia mendengar suara di bagian atap garasi rumah.

Setelah dilihat, atap garasi yang terbuat dari fiber itu terbakar. Yulis kemudian membangunkan Khamsun dan Khamsun segera meminta bantuan warga. "Warga sudah tahu kalau atap garasi saya terbakar. Api kami padamkan dengan bantuan warga," kata Khamsun.

Setelah dilihat, tak ada kerusakan di bagian yang lain dari rumah. Yang rusak hanyalah atap fiber garasi. Atap yang terbakar pun tak banyak. Namun bekas kebakaran menimpa mobil Khamsun yang ada di bawahnya.

"Tak ada kerusakan lain di rumah. Namun ada ceceran seperti minyak atau bensin di depan pintu gerbang," lanjut Khamsun.

Khamsun yang mengamati atap yang terbakar, menemukan bahwa ada pecahan kaca dan tas kecil di situ. Diduga yang membakar atap fiber garasi adalah bom molotov yang dilemparkan. Diduga setelah melempar, pelakunya langsung lari.

"Warga mengaku tak ada yang melihat pelaku," tambah Khamsun.

Apakah akhir-akhir ini Khamsun mempunyai masalah dengan orang lain, Khamsun mengaku tak mempunyai masalah dengan seseorang. Bahkan Khamsun mengaku tak punya musuh.

'Saya tak punya masalah dengan siapapun," jawab Khamsun singkat.

Kapolsek Manyar AKP Ryan Septian mengatakan bahwa kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Manyar. Pihaknya juga sudah melakukan proses identifikasi dan olah TKP. Unit K-9 juga dilibatkan dalam olah TKP.

"Tak ada saksi yang melihat pelaku. Untuk pengakuan korban minyak yang tercecer di depan pintu gerbang, itu mungkin bekas dari bom molotov milik pelaku, bukan sengaja disebar di situ. Kami sedang melakukan penyelidikan. Doakan segera terungkap," kata Ryan.
(iwd/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed