Pelajar MTs Manfaatkan Popok Bayi Bekas jadi Media Tanam Hidroponik

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 01 Mar 2017 14:05 WIB
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Popok bayi modern bagi sebagian orang adalah barang yang menjijikkan dan terbuang. Namun, hal ini tidak berlaku bagi para pelajar di Lamongan. Mereka memanfaatkan popok bayi yang terbuang dan menjadi limbah tersebut menjadi alat atau media untuk bercocok tanam secara hidroponik.

Seperti pelajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Putra Putri Desa Simo, Kecamatan Karanggeneng ini. Mereka memanfaatkan limbah popok bayi yang terbuang tersebut menjadi media bercocok tanam secara hidroponik.

Selain bisa mengurangi limbah, bercocok tanam secara hidroponik menggunakan popok bayi rupanya lebih menyuburkan tanaman. Pelajar yang berhasil memanfaatkan popok bayi yang terbuang yakni, Ahmad Bagus Muzaki dan Dananjaya Cikal.

Salah satu pelajar, Dananjaya kepada wartawan mengatakan, banyaknya popok bayi yang terbuang percuma akhirnya dimanfaatkan menjadi media tanam hidroponik. "Kami sering menjumpai banyak popok bayi yang dibuang secara sembarangan dan juga do tempat sampah," kata Dananjaya kepada wartawan di sekolahnya, Rabu (1/3/2017).

Dananjaya menjelaskan, pembuatan media tanam hidroponik ini cukup sederhana. Mereka menggunakan botol air mineral bekas yang dipotong sesuai kebutuhan. Setelah itu popok bayi bekas kemudian dipotong sesuai ukuran botol. "Pada tahapan ini, media tanam hidroponik sudah terbentuk," jelasnya.

Setelah media tanam hidroponik terbentuk, kata Dananjaya, mereka menabur benih di media dari botol dan popok bayi bekas dan diiram dengan air sesuai kebutuhan. "Setelah satu minggu, biji benih tadi sudah mulai tumbuh," akunya.

Menurut guru pembimbing 2 pelajar, Faris Budianto mengaku dari beberapa kali uji coba yang telah dilakukan, tanaman yang memanfaatkan popok bayi bekas sebagai media tanam hidroponik lebih subur dan tidak membutuhkan pupuk. Kandungan popok bayi bekas, terang Faris, sudah mengandung pupuk alami sesuai kebutuhan tanaman.

"Yang sudah diujicobakan oleh kedua siswa ini adalah menanam kacang ijo, tomat, lombok dan sayuran," terang Faris.

Faris mengaku berkat inovasi dari 2 siswa MTs Putra Putri Simo ini, mereka berhasil menyabet juara satu dalam lomba karya ilmiah remaja tingkat eks karesidenan Bojonegoro yang digelar Februari lalu. "Berkat popok bayi bekas ini, 2 siswa kami menyabet juara satu," ujarnya bangga. (fat/fat)