DetikNews
Jumat 17 Februari 2017, 16:09 WIB

Nuraini, Penderita Stevens Johnson Syndrome Diperbolehkan Pulang

M Rofiq - detikNews
Nuraini, Penderita Stevens Johnson Syndrome Diperbolehkan Pulang Nuraini sudah pulang dari rumah sakit/Foto: M Rofiq
Probolinggo - Setelah dirawat intensif selama 7 hari di RSU Waluyo Jati Kraksaan, Nuraini (21) warga Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, akhirnya diperbolehkan.

Nuraini mengalami steven johnson syndrome (SJS). Sehingga kulitnya bersisik hitam. Kini, kondisi Nuraini sudah membaik dan sehat. Sisik hitam di kulitnya sudah mulai megelupas dan tampak bugar. Namun, Nuraini masih harus menghabiskan obat dari rumah sakit dan harus kontrol tiap minggu hinggasampai normal 100 persen.

"Sudah boleh pulang oleh dokter, saya sudah merasa enak seperti biasanya. Besok hari Senin saya disuruh kontrol lagi di rumah sakit ini. Alhamdulillah, semoga saya sembuh total," ujar Nuraini saat berbincang-bincang dengan detikcom, Jumat (17/2/2017).

Dokter spesialis kulit RSU Waluyojati, dr Fransiska Sylvana menyampaikan, SJS yang diderita Nuraini karena efek samping obat epilepsi yang dikonsumsinya. Ada beberapa obat kejang yang bisa memunculkan risiko alergi. Selain itu, konsumsi obat epilepsi tidak teratur juga membuat parah efek sampingnya.

"Sekarang Nuraini sudah membaik, dan boleh pulang. Namun, kami memintanya untuk kontrol tiap minggu sampai ia sehat total. Selain itu, Nuraini harus teratur minum obat di rumahnya yang diberi oleh rumah sakit," jelas dr Fransiska.

Fransiska mengaku meski Nuraini sudah dinyatakan sembuh dari penyakit yang di deritanya, pasien wajib kontrol secara teratur ke rumah sakit, agar diketahui perkembangannya.

"Paling tidak hanya kontrol beberapa kali saja, sambil lalu secara teratur mengkonsumsi obat yang kami berikan. Kami berharap pihak keluarganya betul-betul menjaga kondisi Nuraini, meski sudah sembuh," tandasnya.

Sementara Kasat Binmas Polres Probolinggo AKP Hendrix Kusuma Wardana, yang membawa Nuraini berobat ke rumah sakit membawa Nuraini pulang kerumahnya.

"Kami pantau terus kondisi Nuraini sejak dirawat di rumah sakit. Dan sampai pulang kerumah pun kami akan terus memonitor kondisinya, sampai penyakitnya betul-betul sembuh total. Kasihan, karena Nuraini masih muda dan masih perjalanan panjang ke depan," ujar AKP Hendrix saat ditemui di rumah Nuraini.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed