Ini Upaya PT KAI Hadapi Genangan Banjir di Lintasan Porong

Ini Upaya PT KAI Hadapi Genangan Banjir di Lintasan Porong

Suparno - detikNews
Senin, 12 Des 2016 13:43 WIB
Ini Upaya PT KAI Hadapi Genangan Banjir di Lintasan Porong
Foto File: Suparno
Sidoarjo - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya terus melakukan perbaikan perlintasan rel kerata api antara Stasiun Tanggulangin hingga Porong sepanjang kurang lebih 5 Km.

Upaya perbaikan perlintasan rel ini dilakukan karena daerah tersebut menjadi langganan banjir pada musim penghujan. Saat ini ketinggian rel kereta sekitar 70 Cm.

"Kami berupaya terus melakukan perbaikan perlintasan rel kereta api khususnya di kawasan antara Stasiun Tanggulangin sampai ke Porong Sidoarjo karena di kawasan sekitar ini menjadi langanan banjir," Kata Humas Daop 8 Surabaya Gatut Sutiatmoko pada wartawan di perlintasan rel di Desa Siring Porong, Sidoarjo, Senin (12/12/2016).

Ini Upaya PT KAI Hadapi Genangan Banjir di Lintasan PorongFoto: Suparno
Pada saat musim penghujan jelas Gatut, kawasan jalan raya Porong lama ini menjadi daerah yang sering banjir. Genangan air berdampak pada perlintasan rel kerta api. "Untuk itu Daop 8 Surabaya berupaya terus melakukan pengawasan kondisi perlintasan rel setiap jam," imbuhnya.

Saat ini, Daop 8 tengah melakukan perbaikan rel yang putus. Penyebabnya diduga karena cuaca tidak menentu dan ada penurunan tanah.

"Selain perbaikan perlintasan rel kereta api, kami juga melakukan peninggian dan penguatan tanah di sekitar rel. Di kawasan ini masih sering mengalami penurunan tanah karena dampak dari semburan lumpur Lapindo," terangnya.

Sementara itu ditempat yang sama humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Henky Lestriya Adi menyatakan bahwa BPLS siap membantu PT KAI untuk mengatasi air yang mengenangi jalan raya Porong lama.

"Kami akan siap membantu PT KAI untuk memindahkan air, apabila jalan raya Porong lama digenangi air," kata Henky Lestriya Adi.

Ini Upaya PT KAI Hadapi Genangan Banjir di Lintasan PorongFoto: Suparno
Saat ini jelas Henky, BPLS sudah menyiapkan 19 unit pompa untuk mengantisipasi banjir di wilayah sekitar jalan raya Porong lama, terutama antara Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin hingga Desa Siring Kecamatan Porong.

"Kami sudah menyiapkan pompa sebanyak 19 unit pompa diantara, 7 unit ditempatkan di exit tol, 3 unit pompa di titik 71 Desa Ketapang Tanggulangin, 2 unit di titik 67 Desa Kedungbendo, 3 pompa di titik 83 Desa Glagaharum dan 4 unit pompa di Desa Mindi Porong," terangnya.

Hengky Lestriya Adi menambahkan, sampai saat ini dari hasil pemantauan, pengukuran penurunan tanah yang paling signifikan terjadi di daerah exil tol Porong. "Dalam kurun waktu setahun penurunan hampir satu meter," jelasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait