Tim Medis dari Jawa Timur Dikirim ke Korban Gempa Aceh

Tim Medis dari Jawa Timur Dikirim ke Korban Gempa Aceh

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 08 Des 2016 15:25 WIB
Tim Medis dari Jawa Timur Dikirim ke Korban Gempa Aceh
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Pemprov Jawa Timur memberangkatkan tim medis ke Pidie Jaya, Aceh. Sebanyak 10 dokter dan tenaga medis, akan membantu korban bencana alam gempa bumi di Pidie Jaya.

"Tim kesehatan yang diberangkatkan ke Aceh ini tenaga yang sudah ahli yang memiliki setifikat internasional dan biasa berkecimpung menangani korban bencana alam," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf kepada wartawan di sela pelepasan Tim Kesehatan dari Pemprov Jatim di RSU Dr Soetomo, Surabaya, Kamis (8/12/2016).

Wagub yang akrab disapa Gus Ipul ini menerangkan, tim medis yang dikirim ke Pidie Jaya ini adalah dokter yang ahli di bidang bedah, trauma dan penanganan tulang. 10 Dokter itu terdiri dari 3 dokter Ortopedhi, 3 dokter anastesi, 1 dokter bedah kepala leher ddan 3 perawat instrumen dan anastesi.

Katanya, tim kesehatan dari Pemprov Jatim ini akan bergerak mandiri, sehingga tidak menganggu aktifitas rumah sakit atau tim kesehatan dari daerah lain.

"Tim kesehatan ini akan membantu korban gempa yang mengalami luka berat atau ringan, yang membutuhkan penanganan serius," tuturnya.

Wagub mengatakan, kehadiran tim kesehatan dari Jatim ini akan membantu rumah sakit setempat, yang bisa dikatakan terganggu pelayanannya karena gempa bumi.

"Tim kesehatan akan membantu penanganan ke korban dengan peralatan medis sendiri," tuturnya sambil menambahkan, tim akan bertugas selama 10 hari.

Selain memberangkatkan tim medis, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta kepada korban.

"Semoga kehadiran kita di sana dapat mermbantu meringankan beban korban. Mudah-mudahan korban yang wafat diampuni segala kesalahan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tandasnya.

Sementara Direktur Utama RSU Dr Soetomo, Harsono mengatakan, tim medis yang diberangkat hari ini akan bertugas selama 10 hari. Jika dirasa masih dibutuhkan tenaganya di sana, pihaknya sudah menyiapkan tim lanjutan.

"Tim kesehatan lainnya juga sudah dipersiapkan untuk mengganti tim yang sudah diberangkatkan ke Aceh. Kami juga menyiapkan peralatan medis secara mandiri. Diharapkan korban dapat ditangani oleh tim medis," jelasnya. (roi/fat)
Berita Terkait