Ada tiga regu dalam tim khusus ini. Anggota tim dibekali perlengkapan khusus di antaranya senjata api laras panjang V2 dan revolver untuk komandan regu.
Personel tim saber begal juga dilengkapi helm taktikal, rompi anti peluru, borgol, serta motor trail. Tim ini mendukung akan mendukung anggota reserse.
"Jika kegiatan represif serse bersifat tertutup, maka represif yang akan dilakukan tim saber ini dalam pengamanan terbuka," kata Kapolres Pasuruan AKBP M Aldian saat memberikan pengarahan tim di Mapolres Pasuruan, Selasa (22/11/2016).
Tim saber begal akan melakukan patroli di jam-jam rawan dan tempat-tempat rawan tindak kriminal. Tim akan beroperasi dalam dua shift yakni pukul 15.00-20.00 WIB dan pukul 03.00-08.00 WIB.
"Kekosongan waktu antara dua gelombang tersebut, pengamanan dilakukan seluruh Polsek jajaran yang beroperasi mulai pukul 19.00-02.00 WIB di wilayah masing-masing," jelas Aldian.
Namun jam patroli bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan. "Saya ingatkan kepada tim saber begal untuk tetap menjaga kesehatan dan kekompakan. Ayo kita berikan rasa aman pada warga," imbuhnya.
Aksi pembegalan kembali marak di sejumlah wilayah di Pasuruan sebulan terakhir. Pada Senin (21/11), polisi sudah melakukan penggerebekan 'sarang' begal di Desa Plososari, Kecamatan Grati dan mengamankan seorang pelaku dan sejumlah barang bukti hasil kejahatan.
(fdn/fdn)











































