Ini Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di Babat

Ini Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di Babat

Ahmad Rofik - detikNews
Sabtu, 08 Okt 2016 01:00 WIB
Ini Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di Babat
Foto: Eko Sujarwo
Lamongan - Perasaan H Anwarudin dan istrinya Hajjah Sri Pujani berkecamuk. Kabar perahu tenggelam yang membuat anak keduanya terseret derasnya arus Sungai Bengawan Solo membuat warga Bojonegoro ini terpukul.

Mabrur (19) belum bisa ditemukan bersama enam santri Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban. Mabrur yang berasal dari Desa Ngampal, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro merupakan santri yang belajar agama di pondok yang kharismatik itu.

Begitu mendapat kabar musibah yang dialami anaknya, Anwarudin segera bergegas ke Ponpes Langitan. Ia datang bersama kerabatnya yang memilih menuju ke Mapolsek Babat.

Ini Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di BabatIni Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di Babat
Achmad Suyono, paman Mabrur berharap semuanya korban perahu tenggelam bisa segera ditemukan dengan keadaan selamat. "Kami semua berdoa dan berpasrah kepada Allah SWT untuk memberikan yang terbaik," katanya saat ditemui di Mapolsek Babat, Jumat (7/10/2016).

18 Santri yang selamat beristirahat di Musholla Polsek Babat sambil berdoa semoga temannya segera ditemukan. Diantara para santri yang selamat dijenguk pihak keluarga.

Choirul Anam dan 6 temannya yang selamat hanya bisa berdoa bagi tujuh santri lain yang belum ditemukan dalam keadaan baik. "Kami mendoakan kawan lainnya yang dicari sekarang dalam keadaan selamat dan segera ditemukan," harap Anam.
Ini Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di BabatIni Harapan Keluarga Santri Langitan Korban Perahu Tenggelam di Babat

Musibah perahu yang ditumpangi 25 santri ini tenggelam di sekitar jembatan Widang Babat. Tim SAR gabungan seharian melakukan pencarian dengan menyisiri Bengawan Solo dengan perahu karet. Pencarian kembali dilanjutkan Sabtu karena sudah malam. (ugik/ugik)
Berita Terkait