Korban bernama Hariyono (47) warga Genting 2 No 17B RT 02 RW 03 Surabaya, mengalami luka patah tulang di dua lengannya.
Informasi yang dihimpun dari kerabat Hariyono, Jumali, kondisi Hariyono saat ini semakin membaik meski masih harus menjalani perawatan intensif.
"Hariyono sudah sadar meski belum sembuh 100 persen," kata Jumali," kata Jumali kepada wartawan saat dihubungi, Senin (2/10/2016).
Menurut Jumali, korban sudah bisa mengenali keluarga yang menjaganya di rumah sakit. Namun keluarga belum menyampaikan jika saudaranya yang lain telah meninggal dunia.
"Keluarga belum bisa menyampaikan jika 5 keluarganya meninggal karena kondisi pasien masih lemah," terangnya.
Sampai saat ini, korban belum tahu kalau 5 anggota keluarganya yang 1 mobil dengannya meninggal akibat kecelakaan. Pasalnya ketika kejadian, korban sendiri tidak sadarkan diri.
Sementara salah satu petugas loket RSU dr Soetomo membenarkan jika korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sebuah minibus yang mengangkut 6 orang asal Surabaya tertabrak KA di perlintasan tanpa palang pintu di perlintasan KA Desa Plaosan, Babat. Akibat kejadian ini, 5 orang meninggal dunia dan 1 orang kritis. Bahkan, Hariyono sempat dikabarkan meninggal dunia oleh petugas Puskesmas Karang Kembang Babat.
(fat/fat)










































