Foto Bugil Diunggah ke Facebook, Gadis Ini Mengaku Diperas Oknum Polisi

Foto Bugil Diunggah ke Facebook, Gadis Ini Mengaku Diperas Oknum Polisi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 02 Okt 2016 17:04 WIB
Foto Bugil Diunggah ke Facebook, Gadis Ini Mengaku Diperas Oknum Polisi
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Seorang gadis berinisial D (20), warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengaku menjadi korban pemerasan oknum anggota polisi. Bahkan, foto bugil korban sempat diunggah ke facebook miliknya.

Korban angkat bicara setelah foto bugilnya yang diunggah melalui akun facebookmenjadi perbincangan publik pada Jumat (30/9). Terdapat dua foto selfi korban berpose telanjang dada yang diunggah sebagai foto profil dan diposting sebagai foto status.

Saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (2/10/2016), D membantah mengunggah foto bugil tersebut. Gadis asal Mojosari ini mengaku kalau pelaku yang mengunggah foto tersebut adalah kekasihnya.

"Saya pacaran jarak jauh sama dia sejak empat tahun lalu, mengakunya bernama I Putu Caka Pratama, berpangkat Ipda, anggota Reskrim Polda Lampung. Saat itu saya bertukar password akun facebook dengan dia. Jadi, saya bisa membuka facebook dia, dia bisa membuka facebook saya," kata D.

D menjelaskan, dia kenal dengan pelaku melalui seseorang yang mengaku sebagai orang tua pelaku. Menurut dia, orang tua pelaku tinggal di Sidoarjo. Namun, perkenalan itu hanya melalui telepon.

Melalui orang tersebut, D kemudian dikenalkan dengan pria yang mengaku bernama I Putu Caka Pratama. Setelah lama menjalin kasih jarak jauh, tiga tahun lalu dia pun dijanjikan akan dilamar oleh pelaku.

"Saat itu dia dalam perjalanan ke sini, bilangnya baru sampai Tangerang (Banten), mobilnya rusak. Minta ditransfer uang Rp 1 juta ke rekening Febi Wahyu Anggraeni, katanya atasan dia. Saya ada bukti transfernya," jelasnya.

Namun, janji bertemu dengan pelaku urung terwujud. Bahkan, tak lama setelah itu, kata D, dirinya mendapat kabar kalau pria yang mengaku bernama I Putu Caka Pratama itu tewas akibat kecelakaan.

Setelah bertahun-tahun tanpa kabar, lanjut D, Rabu (28/9), pria yang mengaku I Putu Caka Pratama kembali menelepon dirinya. "Dia bilang kalau saat itu hanya kecelakaan dan tidak meninggal. Dia kembali bilang kalau mau pulang menemui saya," kisahnya

Ternyata pelaku kembali mengulangi modus yang sama. Namun, kali ini pelaku berdalih butuh uang untuk mengurus izin cuti. Menurut DAP, dari uang Rp 4 juta yang diminta pelaku, dia hanya mentransfer Rp 1,5 juta.

Esok harinya, Kamis (29/9), tambah D, pelaku kembali minta transfer Rp 2 juta. Saat itu pelaku berdalih mobilnya rusak di daerah Tangerang (Banten). Namun, kali ini rekening tujuan atas nama orang lain yang disebut pelaku adalah montir bengkel yang memperbaiki mobil pelaku.

"Sampai di Demak, dia minta uang lagi Rp 1,7 juta, alasannya buat narik deposit di bank. Tapi tak saya kirim, dia ancam ortu saya dia mau bunuh diri. Jadi yang kemarin saya tertipu Rp 3,5 juta," ungkapnya.

Janji-janji pelaku untuk menemui korban dan melamarnya ternyata hanya bualan belaka. Pada Jumat (30/9) sekitar pukul 11.00 Wib, pelaku mengunggah dua foto bugil korban melalui akun facebook milik korban.

"Saya tak tahu dia dapat dari mana. Karena saya sama dia tak pernah bertemu. Sama sekali endak pernah kirimin foto seperti itu, saya juga sama sekali ndak pernah simpan foto seperti itu," terangnya.

Meski tengah menjadi sorotan publik, D masih enggan melapor ke polisi atas penipuan yang dia alami. "Saya endak mau ribet, memperpanjang masalah, cukup klarifikasi begini saja. Saya yakin semua ada hikmahnya," pungkasnya.

Setelah ramai menjadi sorotan publik, foto bugil tersebut dihapus dari akun facebook korban.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Budi Santoso saat dihubungi detikcom, mengaku akan menyelidiki kasus penyebaran foto bugil tersebut. "Pasti kami selidiki, akan kami gelar dengan anggota," tandasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait