Saat ini bule yang piknik sambil nyambi mengemis itu 'dikarantina' di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih di Sukolilo, Surabaya.
"Bukan ditahan, tapi dikarantina saja. Kan tanggal 19 September dipulangkan ke Jerman," kata Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Supomo kepada detikcom, Sabtu (17/9/2016).
Menurut Supomo, jadwal kepulangan bule tersebut sudah sesuai dengan tiket yang dibeli sejak awal. "Dia beli tiket pulang-pergi," katanya.
Nantinya, kata Supomo, Dinsos koordinasi dengan pihak imigrasi untuk mengatur teknis kepulangannya.
"Dari Surabaya ke Jakarta dulu, terus Jakarta ke Jerman. Untuk tiket Surabaya ke Jakartanya pakai uang bule sendiri tiketnya," kata Supomo.
Supomo juga menerangkan bahwa penyakit yang menyebabkan kaki kanan sang bule bengkak besar itu bukan penyakit kaki gajah seperti dugaan sebelumnya.
"Sudah diperiksa di RS Soewandhie, bukan kaki gajah kok. Ada diagnosanya penyebab bengkaknya kaki itu tapi saya lupa," katanya.
Benjamin ditangkap Satpol PP di daerah Kayun Surabaya karena kepergok mengemis. Benjamin yang ternyata sering mengemis di daerah Bali dan negara lain itu dinilai melanggar peraturan daerah saat mengemis di Kota Pahlawan.
Meski paspornya belum habis masa berlakunya, pihak imigrasi akan mendeportasi, karena dinilai melanggar undang-undang tentang keimigrasian. (ugik/ugik)











































