Sebelumnya, polisi sudah memintai keterangan pemuda yang juga teman dekat korban ini, tidak lama setelah melakukan olah TKP. Hafidz alias Gobel diperiksa karena diketahui bersama korban akhir pekan lalu.
"Pelaku sempat berbelit-belit dalam memberikan keterangan saat pemeriksaan. Beragam alibi tak masuk akal disampaikan, pelaku akhirnya mengakui ketika dipertemukan dengan pemilik konter HP, tempat menjual ponsel milik korban," kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Adam Purbantoro, Sabtu (3/9/2016).
Pelaku diduga sakit hati hingga tega menghabisi nyawa Bella. Berawal dari pertemuan mereka di kafe kawasan Tlogomas, Gobel sudah kenal lama dengan korban dan sama-sama dalam komunitas skaters. Pelaku tiba-tiba emosi di kala asyik berbincang dengan korban dan teman-temannya.
Entah apa yang disampaikan korban, sehingga pemuda protolan SMK ini, berencana menghabisi nyawa Bella. Saat pulang, pelaku mengajak korban berkeliling mengendarai motor sampai tiba di lokasi kejadian. Di sana pelaku mencekik dan membenturkan kepala korban ke tanah.
"Korban dicekik hingga meninggal dunia," jelas Adam.
Ada dugaan, pelaku sempat memperkosa Bella, saat gadis belia tersebut sudah tidak bernyawa. Puas dengan perbuatannya, pelaku kemudian membuang jasad korban di parit ladang tebu dan menutupinya dengan dedaunan. Pelaku juga membuang helm, sepatu, dan membawa ponsel merk Lenovo milik korban.
"Ponsel dijual di kawasan Pasar Besar. Kami berhasil melacaknya," terang Adam.
Kejelian penyidik bisa membongkar kebohongan tersangka. Pada awalnya, Gobel mengaku bersama seorang pacar saat bertemu korban. Ia juga mengantar pacar ke stasiun naik kereta api ke Blitar.
Gobel diamankan polisi sejak 4 jam atau kurang dari 24 jam, korban ditemukan identitasnya. Anggota Buser dan anggota Polsek Dau, langsung mengamankan tersangka di rumahnya. Pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati.
Sesosok mayat ditemukan tergeletak di ladang tebu di Jalan Tirto Sentono, Kamis (1/9). Korban meninggalkan rumah sejak akhir pekan lalu bersama dua orang pria serta satu perempuan. (fat/fat)











































