Puluhan Korban Penipuan Penerimaan CPNS Datangi Balai Kota Surabaya

Zaenal Effendi - detikNews
Rabu, 31 Agu 2016 17:21 WIB
Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Puluhan orang korban penipuan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendatangi Balai Kota Surabaya. Mereka dijanjikan bekerja di instansi-instansi Pemkot Surabaya.

Benny Susilo, salah seorang korban mengaku penipuan ini bermula 5 bulan lalu saat dirinya berkenalan dengan oknum bernama Anang Efendi. Anang mengaku bekerja di Pemprov Jatim. Dirinya pun terbuai cerita Anang yang mengatakan bahwa dirinya dekat dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Selanjutnya, Anang mulai memungut biaya administrasi untuk penerimaanCPNS di lingkungan pemkot.Benny pun tak menaruh curiga pada Anang menunjukkan dua lembar surat palsu yang bertandatangan Wali KotaSurabaya serta Sekretaris DaerahHendro Gunawan, KetuaDPRDSUrabaya, Ketua FraksiPDIP sertaSofyanDjalil (tertulis sebagai staf Kementerian Dalam Negeri).
penipuan cpns


Dalam surat yang dilengkapi dengan kop surat logo Pemkot Surabaya serta stempel Pemerintah Kota Surabaya ini membuat Benny makin tergiur dan mengajak serta kerabat dan tetangganya dengan menyerahkan uang pada Anang dengan jumlah bervariasi antara Rp 1,5 juta hingga Rp 35 juta per korban penipuan.

"Kurang lebih ada 50-an orang kalau tidak salah yang sudah setor," kata Benny yang juga pensiunan RSUD dr Soetomo saat di Balai Kota Surabaya, Rabu (31/8/2016).

Surat palsu itu juga mewajibkan para korban untuk datang ke balai kota pada 31 Agustus dengan agenda pengarahan oleh wali kota. Namun, puluhan orang yang sudah berpakaian rapi hitam-putih harus menelan pil pahit setelah mengetahui di balai kota tidak ada agenda sebagaimana dimaksud dalam surat tersebut.

Puluhan orang tersebut akhirnya harus pulang tertunduk lesu dan merasa menjadi korban penipuan. Mereka pulang dan melaporkan ke Polsek Genteng, namun para korban penipuan ini diarahkan kePolrestabesSurabaya.
penipuan cpns


Sebelum meninggalkan Balai Kota Surabaya, para korban penipuan penerimaan CPNS ini sempat diterima dan mendapat penjelasan dari Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya Mia Santi Dewi yang menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak pernah membuka penerimaan CPNS sejak 2015 sesuai Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No B/2163/M.PAN-RB/06/2015 tanggal 30 Juni 2015, bahwa sejak tahun 2015 sampai sekarang, Pemkot Surabaya tidak melakukan penerimaan CPNS.

"Kalau ada penerimaan CPNS, pasti akan diumumkan melalui media massa dan website resmi www.surabaya.go.id," kata Mia.

Mia juga menambahkan, penerimaan CPNS di lingkup Pemkot Surabaya tidak pernah memungut biaya alias gratis. "Jadi kalau ada permintaan uang, sudah pasti itu adalah penipuan," imbuhnya. Selanjutnya, Mia menyarankan para korban penipuan untuk segera melapor ke pihak berwajib. (ze/fat)