Saat itu colt diesel bernopol L 8204 CH yang dikemudikan Nelson (30) warga Kupang, NTB yang tinggal di Sukodono Sidoarjo, menuju Pandaan untuk mengirim keramik. Diduga mengantuk, colt diesel yang melaju sedang ta terasa jika roda bagian depan sebelah kanan menabrak median jalan. Kendaraan pun terguling. Muatan truk tumpah di jalan memenuhi badan jalan, sehingga membuat kemacetan dari arah Surabaya ke Malang.
Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa meskipun di dalam truk tersebut ada anak balita Andre (4) dia anak dari Nelson pengemudi truk. Truk Colt Diesel muat keramit itu dari Surabaya rencana akan kirim keramik ke Pandaan Pasuruan.
"Papaku lagi ngantuk, tadi sudah tak treiakin. Papa itu nabrak, papa itu nabrak tapi papa tara tidak dengar," kata Andre (4), anak pengemudi sopir turk yang menemani orangtuanya.
Sementara sang sopir mengaku berangkat dari rumahnya usai sahur. "Saya habis sahur berangkat dari rumah Sukodono. Rencana akan kirim keramik ke daerah Pandaan," ujarnya kepada detikcom di lokasi kejadian.
Dirinya sempat mendengar suara anaknya berteriak, namun truk sudah terguling. Sementara petugas Lantas Polsek Porong Aiptu Tuwo menjelaskan kecelakaan tunggal ini diduga sang sopir sedang mengantuk. "Karena dilihat kondisi di lokasi terlihat roda depan sebelah kanan menabrak median jalan hingga truk terguling," kata Aiptu Tuwo.
Berutung dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, meskipun di dalam truk tersebut ada anak kecil yang masih berusia sekitar 4 tahun. (fat/fat)










































