Hari Hak Asasi Manusia
Kamis 23 Juni 2016, 14:36 WIB

Razia Taksi Berbasis Online Diwarnai Adu Mulut Pengemudi dan Petugas

Zaenal Effendi - detikNews
Razia Taksi Berbasis Online Diwarnai Adu Mulut Pengemudi dan Petugas Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Seorang pengemudi Uber taksi terlibat adu mulut dengan petugas Satlantas Polrestabes Surabaya yang akan menilangnya. Sopir itu bernama Muhammad Kasim Jalimunte.

Dia mengaku kecewa dengan razia petugas gabungan ini. Seharusnya, kata Kasim, petugas menangkap pemilik Uber Taksi, bukan dirinya yang hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Harusnya Dishub menangkap pemilik Uber taxi, William itu, jangan saya. Saya ini cuma kerja pak, tidak tahu apa-apa. Apalagi perusahaan itu berbadan hukum atau tidak," kata Kasim kepada petugas Satlantas dan Dishub yang menilangnya di Jalan Darmo depan Taman Bungkul, Kamis (23/6/2016).

Selama proses penilangan, Dishub melalui Plt Kadishub, Irvan Wahjudrajat Drajad bersama Sekdirjen Kemenhub, Hindro Surahmat dan anggota Polrestabes menjelaskan apa saja yang seharusnya dilakukan perusahaan uber taxi. Seperti berbadan hukum, membayar pajak, uji KIR dan membayar asuransi untuk penumpang.

"Harusnya ada pemberitahuan buat kami para sopir dan pemilik armada, tapi sejauh ini tidak ada pemberitahuan dari perusahaan sehingga tetap beroperasi," ungkap Hindro.

Razia kali ini, terjaring 10 armada uber taxi dengan bermacam-macam plat mulai dari plat nomor polisi L, S, P, AG bahkan B. Diperkirakan ada 2 ribu armada uber taxi di Surabaya.
(ze/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed