Awalnya kelompok suporter berpakaian atribut bonek, yang sempat berada di area rumah dinas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dialihkan ke Taman Mundu, Tambaksari Surabaya. Mereka akan merayakan HUT ke-89 Persebaya di Jalan Sedap Malam, Surabaya pada Jumat (17/6/2016) malam. Ribuan bonek secara bergelombang datang.
Sekitar Pukul 22.20 WIB, datang rombongan bonek yang berjalan kaki dengan jumlah sekitar 400 orang. Polisi yang berjaga mengingatkan bonek agar tidak menyalakan mercon dan diminta segera bergerak ke Taman Mundu.
Namun ada yang melemparkan mercon ke arah rumdin Risma. Polisi pun berusaha menghalau. Namun sejumlah bonek malah mengolok-olok. Tembakan gas air mata diluncurkan untuk membubarkan konsentrasi bonek yang tak jauh dari rumah dinas wali kota.
Ketegangan tak berlangsung lama. Bonek kembali melanjutkan longmach ke Taman Mundu.
Satpol PP juga dikerahkan beberapa suporter yang tidak mengetahui perubahan lokasi kegiatan dengan kendaraan truk. Awalnya ultah akan digelar di Jalan Sedap Malam, sekitar rumah dinas walikota. Namun p dialihkan ke Taman Mundu Tambaksari.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya telah menyediakan lima unit truk untuk mengantarkan para suporter mania. Selain itu, Irvan juga menyiagakan 150 personel. "Kami antarkan mereka sampai Taman Mundu. Dan kami juga telah siaga dari jam 19.00 WIB," sebutnya.
ingga pukul 22.49 WIB, suasana di lokasi ulang tahun Persebaya berjalan meriah dan aman. (ugik/fdn)










































