Pantauan detikcom hari ini, ketinggian air di Pantai Tambakrejo Kec Wonotirto sejak pukul 07.00 wib sudah naik sekitar 7 meter. Akibatnya, merendam puluhan warung yang berdiri berderet di bibir pantai. Bahkan banjir rob ini sudah melanda sejak semalam sekitar pukul 20.00 WIB.
"Para pedagang sudah mengemasi barangnya untuk dibawa pulang karena kondisi warung sudah terendam setinggi sepinggang orang dewasa," kata anggota PMI Kab Blitar, Agus Hariady.
Kondisi serupa juga terjadi di Pantai Serang di Kec Panggungrejo yang posisinya di timur Pantai Tambakrejo. Air naik ke daratan sekitar pukul 10.30 wib, sejauh 50 meter dengan ketinggian 8 sampai 10 meter.
Salah seorang pedagang di Pantai Tambakrejo, Tawar (65) mengaku takut membuka warungnya tadi pagi.
"Ini warung saya sudah mulai miring seperti mau roboh terendam air sejak semalam, lagi pula pengunjung juga pada takut mendekati pantai," jelas Tawar.
Menurut pengakuan Tawar, sejak 5 tahun berdagang di Pantai Tambakrejo, banjir rob tahun ini terparah dibandingkan sebelumnya.
"Warung saya itu jaraknya 8 meter dari pantai, biasanya tidak sampai tersentuh air, lha ini parah banget sampai terendam," papar Tawar.
Hingga pukul 11.30 wib, tampak tidak ada aktivitas ekonomi warga di sekitar Pantai Tambakrejo. Hanya beberapa anggota polisi dari Polsek Wonotirto tampak berjaga-jaga. Sementara tidak tampak petugas dari BPBD Kab Blitar di lokasi.
Hanya tampak tiga bendera warna merah ukuran besar ditancapkan di tiga titik sebagai tanda zona berbahaya. Polisi melarang setiap orang mendekati bibir pantai.
Permukaan air semakin tinggi dan melebar sampai ke jalan aspal akses masuk di area pantai. Informasi dari Basarnas Trenggalek yang wilayahnya juga meliputi wilayah pesisir selatan Blitar, air akan pasang mulai pukul 07.30 sampai 12.00 wib dengan ketinggian air mencapai 7 meter.
Sampai saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Dan lokasi dari permukiman penduduk terdekat berjarak 500 meter dari bibir pantai. Namun polisi mengimbau warga sekitar pantai selalu waspada dan siap siaga jika kondisi rob semakin parah. (fat/fat)











































