SIM C ini diberikan ke warga kurang mampu bisa lebih kreatif dan produktif dalam membuat usaha.
"Mereka diharapkan bisa menjadi tukang ojek, atau tukang sayur keliling. Kalau selama ini mereka tidak sempat mengurus Sim dengan alasan tidak ada biaya, sekarang itu sudah ada solusinya," kata Khofifah, Minggu (10/4/2016).
Kunjungan Mensos di Kabupaten Blitar selain memberikan SIM C juga secara simbolis menyerahkan bantuan pada 80 kelompok usaha bersama, tiap kelompok mendapatkan bantuan senilai Rp 20 juta.
"Dari kementerian sosial berupaya memberikan bantuan ini untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang lebih produktif di kalangan masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dana," tambahnya.
Selain memberikan bantuan pada kelompok usaha, Mensos juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan 100 unit rumah tidak layak huni, masing-masing sebanyak Rp 15 juta.
"Bantuan ini kami prioritaskan untuk penerima Program Keluarga Harapan untuk meningkatkan produtivitas yang berimbas pada taraf perekonomiannya," pungkasnya. (fat/fat)











































